Home / Pemerintah

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:43 WIB

Pastikan Hewan Kurban Layak Konsumsi, Distanak Kukar Telah Melakukan Pemeriksaan

Rifani - Plt Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Latif/Eksposisi)

Rifani - Plt Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, pengawasan kesehatan hewan kurban di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus diperketat guna memastikan hewan yang beredar di masyarakat benar-benar layak untuk dikurbankan.

Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar mencatat ribuan hewan kurban telah menjalani pemeriksaan kesehatan oleh petugas veteriner yang tersebar di sejumlah wilayah kecamatan.

Plt Kepala Distanak Kukar, Rifani, mengatakan pemeriksaan dilakukan secara bertahap sejak sebulan terakhir melalui layanan lima puskeswan yang menjangkau 20 kecamatan di Kukar.

“Pemeriksaan ini untuk memastikan hewan yang dijual ke masyarakat benar-benar sehat dan layak dijadikan hewan kurban,” ujar Rifani pada Kamis (21/5/2026).

Dalam proses pemeriksaan, petugas mengecek kondisi fisik hewan secara menyeluruh, mulai dari kesehatan umum, kondisi tubuh, hingga memastikan hewan tidak mengalami cacat ataupun indikasi penyakit tertentu.

Hingga pertengahan Mei 2026, jumlah hewan yang telah diperiksa mencapai 6.261 ekor sapi, 825 ekor kambing, dan 3 ekor kerbau. Seluruh hewan yang lolos pemeriksaan kemudian diberikan tanda khusus berupa label sehat.

Baca Juga :  Dino Planet Dibuka di Tenggarong, Suguhkan Wahana Interaktif dan Edukasi Anak

Rifani menegaskan, hewan yang tidak memenuhi syarat kesehatan tidak diperbolehkan untuk diperjualbelikan sebagai hewan kurban. Karena itu, pemasangan label sehat menjadi salah satu bentuk jaminan keamanan bagi masyarakat.

“Kalau tidak sehat tentu tidak kita keluarkan label sehatnya, sehingga tidak boleh dijual untuk kurban,” katanya.

Ia menjelaskan, saat ini pemeriksaan lebih difokuskan di wilayah Tenggarong yang masih menyisakan beberapa titik pemeriksaan sebelum pelaksanaan penandaan simbolis bersama Pemerintah Kabupaten Kukar.

Menurutnya, pengawasan hewan kurban tahun ini cukup menantang karena keterbatasan jumlah dokter hewan yang dimiliki Distanak Kukar. Namun, pemeriksaan tetap berjalan optimal dengan dukungan tenaga medik veteriner di lapangan.

“Petugas lapangan melakukan pemeriksaan awal terlebih dahulu, setelah dinyatakan aman baru dokter hewan menerbitkan sertifikat sehat,” jelas.

Baca Juga :  Tokoh Pemuda Kubar Frederick Edwin Berikan Bantuan 6,9 Ton Beras Kepada Masyarakat di Kecamatan Tering

Distanak Kukar juga memastikan ketersediaan stok hewan kurban masih mencukupi hingga Idul Adha nanti. Sebagian besar hewan berasal dari peternak lokal Kukar, meski ada tambahan pasokan dari luar daerah seperti Nusa Tenggara Timur.

Wilayah pesisir menjadi kawasan dengan aktivitas pemeriksaan terbanyak tahun ini, khususnya di Kecamatan Sambojayang turut melayani distribusi hewan kurban ke sejumlah wilayah sekitar seperti Samboja Barat, Sangasanga, dan Muara Jawa.

Rifani memastikan hingga kini belum ditemukan kasus penyakit pada hewan kurban yang diperiksa.

Ia berharap masyarakat dapat lebih tenang dalam memilih hewan kurban karena seluruh proses pengawasan dilakukan secara ketat oleh petugas di lapangan.

“Alhamdulillah sejauh ini tidak ada temuan penyakit. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir karena hewan yang beredar sudah melalui pemeriksaan kesehatan,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Ramadhani Cup II Kembali Digelar, Fokus Membangun Generasi Muda Lewat Sepak Bola

Advertorial

Masa Jabatan 193 Kepala Desa di Kukar Akan DIperpanjang 2 Tahun

Advertorial

Bupati Berkomitmen Mengembangkan Bidang Keagamaan dan Kemasyarakatan di Kukar

Advertorial

Pokdarwis Desa Muara Siran akan Membangun Homestay Terapung di Danau Siran

Advertorial

Asisten II Setkab Kukar Menghadiri Khataman Al-Qur’an Pegawai Dispora

Advertorial

Jalin Koordinasi Jalankan Program, Kepala DPMD Membuka Rakor TP PKK Kukar ke-52

Advertorial

Asisten I Setkab Kukar Buka Manasik Haji Massal Tahun 2025, 524 Jemaah Siap Berangkat ke Tanah Suci

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Soroti Peristiwa Kecelakaan Truk Pengangkut Batu Bara di Jalur Poros Kaltim-Kalsel