Home / Bisnis / Ekonomi / Energi / Finansial

Rabu, 23 April 2025 - 17:00 WIB

Peduli Sosial, PT GBU Berikan Bantuan kepada Korban Banjir di Kubar

Penyerahan bantuan kepada korban banjir di Kutai Barat

Penyerahan bantuan kepada korban banjir di Kutai Barat

KUTAI BARAT, eksposisi.com – PT Gunung Bara Utama (GBU) menunjukkan kepedulian sosialnya dengan merespon cepat musibah banjir yang melanda Kutai Barat, dengan menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada warga terdampak. Bantuan PT GBU diserahkan kepada warga terdampak di Kampung Sempatin, Kecamatan Bongan, pada akhir minggu lalu (20/4/2025).

External Affairs dan Security (EAS) Manager GBU, Panji Setyadi menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bentuk nyata sinergi perusahaan dengan masyarakat dan pemerintah setempat dalam menghadapi situasi bencana.

“Kami percaya bahwa kolaborasi dan kepedulian adalah kunci untuk pulih bersama.

Melalui bantuan yang disalurkan, kami berharap dapat membantu meringankan beban warga serta memperkuat semangat kebersamaan dalam proses pemulihan. Kehadiran kami di tengah masyarakat bukan hanya sebagai bentuk tanggung jawab sosial, tetapi juga sebagai upaya memperkuat solidaritas di masa sulit,” ujarnya.

Baca Juga :  Dinas PU Kukar Kucurkan Rp330,28 Miliar Untuk Rekonstruksi Jalan Pada Tahun 2023

Bantuan yang disalurkan GBU mencakup berbagai kebutuhan pokok yang dibutuhkan masyarakat dalam kondisi darurat.

Penyaluran dilakukan secara langsung dan terkoordinasi bersama pemerintah kampung guna memastikan bantuan diterima tepat sasaran.

Kampung Sempatn merupakan salah satu kampung binaan GBU di mana wilayah ini menjadi salah satu daerah terdampak akibat luapan Sungai Mahakam dan Sungai Kedang Pahu, menyusul curah hujan yang tinggi sejak pertengahan April 2025. Sedikitnya 44 kampung di tujuh kecamatan terdampak banjir, dengan ketinggian air mencapai 1 hingga 3 meter di sejumlah titik.

Baca Juga :  Disdikbud Mencatat 563 PAUD di Kukar, Pemberian Bantuan Tak Membedakan Status Negeri dan Swasta

Kepala BPBD Kutai Barat, Bahtiar, menjelaskan bahwa curah hujan tinggi dan kiriman air dari hulu menjadi pemicu utama banjir besar kali ini.

“Hujan mengakibatkan air sungai naik, ditambah lagi kiriman dari hulu Sungai Mahakam,” terangnya.

Pemerintah Kabupaten Kutai Barat telah menetapkan status Siaga Darurat untuk mempercepat penanganan dan pemulihan. Sementara itu, BPBD bersama berbagai pihak terus melakukan evakuasi dan pendistribusian bantuan ke wilayah terdampak, serta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. (adm/fdl)

Share :

Baca Juga

Bisnis

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2024, PT GBU Menggelar Sejumlah Kegiatan di Sekolahan di Kubar

Ekonomi

Januari 2026 Distransnaker Kukar Terima 15 Laporan PHK, Mayoritas Kasus Diselesaikan Melalui Jalur Mediasi

Bisnis

Bertemu Forum Pedagang, Bupati Kukar Tinjau Kesiapan Operasional Pasar Tangga Arung

Bisnis

Bupati Kukar Harap Keberadaan DSI Bisa Memperjelas Tata Kelola Sektor Pertambangan

Bisnis

Pemprov Kaltim Berikan Emas PROPER kepada 14 Perusahaan Saat Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Bisnis

Tuntaskan Salah Satu Janji Politik Kukar Idaman Terbaik, Bupati Meresmikan Pasar Tangga Arung Square

Bisnis

Harga Pangan di Pasar Mangkurawang Naik-Turun Pasca Lebaran

Bisnis

Prioritaskan Profesionalisme, 224 Anggota Koperasi TKBM Karya Sejahtera Tersertifikasi