Home / Advertorial / Pemerintah

Jumat, 14 Juni 2024 - 12:11 WIB

Pemkab Kukar dan Pemprov Kaltim Sepakat Berkolaborasi Intervensi Pencegahan Stunting Serentak

Bupati Kukar, Edi Damansyah saat memberikan sambutan

Bupati Kukar, Edi Damansyah saat memberikan sambutan

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pj Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik bersama Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah melakukan pencanangan Pengukuran dan Intervensi serentak pencegahan Stunting di Provinsi Kalimantan Timur, di Posyandu Asoka Desa Loa Janan Ulu Kecamatan Loa Janan Kukar, pada Rabu (12/6/2024).

Bupati Kukar Edi Damansyah bersama PJ Gubernur Kaltim Akmal Malik juga menyerahkan piagam penghargaan kepada Posyandu Menur 027, posyandu Menur 028, posyandu Menur 029, posyandu Baiturrahman, posyandu Sari Mulya, posyandu Melati, posyandu Mawar, posyandu Warga Tunggal dan Posyandu Kenanga atas keberhasilan mencapai 100% dalam kegiatan bulan intervensi stunting secara serentak di wilayah kerja Puskesmas Loa Janan.

Edi Damansyah mengatakan bahwa Pemkab Kukar terus berkomitmen dalam upaya penurunan angka stunting melalui berbagai program strategis dan intervensi.

Baca Juga :  Pemkab Kukar Ikuti Konsultasi Publik Terkait Perpres Percepatan Pembangunan IKN

Ia berharap penanganan stunting yang dicanangkan hari ini jangan sampai hanya sekedar seremonial tetapi semuanya harus bergerak.

“Untuk Kukar saya pastikan penurunan stunting berjalan lancar dan semua telah dilakukan di tahun 2023, saya tidak terlalu bangga dengan penurunan sekitar 10 % karena saya ingin di Kukar zero stunting,” ujarnya.

Edi juga sangat sepakat dengan PJ Gubernur Kaltim, Akmal Malik yang harus diperbaiki adalah data karena data sangatlah penting untuk pengetesan stunting.

“Jadi jangan sampai nanti tim di lapangan bekerja tidak mengunakan data dan waktunya habis hanya untuk mencari,” katanya.

Ia juga memastikan bahwa dengan beberapa inovasi pada program kerja penurunan stunting maka diperlukan kolaborasi, agar tahun 2024 angka stunting di Kukar kembali turun hingga zero.

Baca Juga :  Cari Bibit Potensial, Dispora Kukar Akan Melaksanakan Festival Sepak Bola Usia Dini

Menurutnya, pencanangan, pengukuran dan intervensi merupakan bagian dari upaya penanganan stunting untuk memastikan setiap anak di Kukar mendapatkan pengukuran status gizi yang akurat dan mendapatkan intervensi gizi yang diperlukan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat dan berbagai pihak terkait, diharapkan upaya ini dapat berjalan secara efektif dan efisien.

Ia pun menegaskan untuk terus berkolaborasi, berkomitmen dan bekerja keras dalam upaya menurunkan angka stunting khusus di Kukar.

”Dengan langkah-langkah konkret dan berkelanjutan untuk dapat mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif, serta berkontribusi dalam menyongsong Indonesia Emas 2045 maka perlu kolaborasi berbagai pihak termasuk pemerintah provinsi dan juga dunia usaha,” tutupnya. (adv/diskominfo/kukar)

Share :

Baca Juga

Advertorial

DPRD Kaltim Dukung Wacana Revitalisasi di Bidang Pendidikan Oleh Badan Otorita IKN

Advertorial

Tingkatkan Literasi Siswa, Disdikbud Kukar Terapkan Pembelajaran yang Menyenangkan

Advertorial

Dinas PU Kukar Bangun Sapras Pendukung Sektor Pertanian di Kecamatan Marangkayu

Advertorial

ASN dari Sektor Pertanian di Kukar Ikuti Bimtek Kompetensi Budidaya Kopi

Advertorial

Bupati Kukar Apresiasi Pelaksanaan Peringatan Hardiknas yang Digelar Disdikbud

Advertorial

KFBN 2024 Resmi Dimulai, Tampilkan Beragam Budaya Nusantara

Advertorial

Sekda Kukar Meresmikan Aksi Perubahan Sejumlah OPD Peserta Pelatihan Kepemimpinan

Advertorial

Sikapi Dampak Perubahan Iklim, Distanak Imbau Petani Percepat Jadwal Tanam