Home / Bisnis / Ekonomi / Finansial / Pemerintah

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:50 WIB

Pemkab Kukar Dorong Hilirisasi Tanaman Lokal Bernilai Tinggi

Aulia Rahman Basri - Bupati Kutai Kartanegara (Latif/Eksposisi)

Aulia Rahman Basri - Bupati Kutai Kartanegara (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong pengembangan potensi sumber daya alam lokal melalui hilirisasi komoditas unggulan.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengungkapkan, saat ini komoditas keratom dari Kukar sudah memiliki pasar ekspor, khususnya ke India. Namun, nilai jualnya dinilai masih belum optimal karena masih dalam bentuk bahan mentah.

Pemerintah daerah melihat peluang besar jika komoditas tersebut diolah lebih lanjut menjadi produk ekstrak.

“Keratom ini sebenarnya punya nilai yang jauh lebih tinggi ketika sudah diolah menjadi ekstrak, bukan lagi dalam bentuk bahan mentah,” ujarnya.

Selain keratom, Pemkab Kukar juga mengidentifikasi sejumlah tanaman khas daerah lainnya, seperti teratai, yang memiliki nilai ekonomis tinggi di pasar internasional. Potensi ini dinilai perlu dikelola secara serius agar dapat memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah.

Baca Juga :  Progres Pembangunan Pasar Semi Modern di Tenggarong Sudah Mencapai 78 Persen

“Tidak hanya keratom, ada juga tanaman khas seperti teratai yang punya nilai tinggi ketika sudah dalam bentuk ekstrak,” katanya.

Dalam upaya pengembangan tersebut, Pemkab Kukar berkolaborasi dengan kalangan akademisi, dari Fakultas Farmasi dan Kehutanan Universitas Mulawarman, guna memastikan pengolahan komoditas berjalan secara ilmiah dan berkelanjutan.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi pemerintah daerah untuk mengambil peran lebih besar dalam pengelolaan sumber daya lokal. Dengan keterlibatan berbagai pihak, diharapkan proses hilirisasi dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat luas.

“Ini bukan hanya melibatkan badan usaha, tetapi juga akademisi agar pengembangannya bisa berjalan dengan baik dan terarah,” jelasnya.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Kukar Sebut Nilai Perjuangan Harus Tertanam Dalam Diri Generasi Muda

Aulia menegaskan bahwa tujuan utama dari pengembangan ini adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan komoditas bernilai tinggi yang dimiliki daerah.

“Harapan kita, bahan baku yang ada di Kukar ini bisa kita olah sehingga memberikan nilai ekonomis yang lebih tinggi dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, Pemkab Kukar menargetkan penyelesaian studi kelayakan (feasibility study) pada tahun 2026. Studi ini akan menjadi dasar dalam menentukan arah pengembangan industri hilirisasi komoditas tersebut.

“Tahun ini target kita feasibility study selesai, dan tahun depan kita sudah bisa masuk ke tahap pengadaan mesin,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Terapkan Sekolah Berbasis Lingkungan, SDN 019 Tenggarong Berhasil Raih Adiwiyata Tingkat Provinsi

Advertorial

Ratusan Masyarakat Terima Manfaat dari Progaram Kukar Siap Kerja

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Sebut Pentingnya Peran Keluarga dan Lingkungan yang Baik Tekan Kekerasan Seksual

Advertorial

Sekda Kukar Melakukan Monitoring dan Evaluasi Terhadap Pelajar Penerima Beasiswa Kerjasama

Advertorial

206 Peserta Ikuti Sprint Race Swimming Open 2023 di Kutim

Advertorial

Safari Ramadan ke Kembang Janggut, Wabup Kukar Tegaskan Konektivitas Antar Wilayah Jadi Prioritas Pemkab Kukar

Pemerintah

Kemendagri RI Siapkan Sistem KTP Digital

Advertorial

Bupati Kukar Resmikan Gedung Baru SMP SPT Desa Separi