Home / Hukum - Kriminal / Pemerintah

Senin, 8 Juni 2026 - 17:32 WIB

Pemkab Kukar Pastikan Program MBG Tetap Berjalan Meski Ada Kasus Korupsi di Tingkat Pusat

 Aulia Rahman Basri - Bupati Kutai Kartanegara (Latif/Eksposisi)

Aulia Rahman Basri - Bupati Kutai Kartanegara (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya tetap berjalan normal meskipun belakangan muncul kasus dugaan korupsi yang menyeret Badan Gizi Nasional (BGN) di tingkat pusat.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri menegaskan, hingga saat ini komunikasi antara pemerintah daerah dengan BGN, khususnya perwakilan di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), masih terjalin dengan baik. Karena itu, ia menilai persoalan yang terjadi tidak berdampak langsung terhadap pelaksanaan program di daerah.

Menurutnya, koordinasi yang selama ini dilakukan berjalan lancar dan tetap fokus pada upaya memberikan pelayanan terbaik kepada para penerima manfaat program MBG di Kukar.

“Kalau kita komunikasi dengan BGN ya, utamanya yang ada di Provinsi Kalimantan Timur, terjalin dengan baik,” ujarnya beberapa waktu yang lalu.

Baca Juga :  Wujudkan Penambangan Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan, PT MHU Gelar Seminar Implementasi Good Mining Practice

Aulia menilai kasus yang terjadi di tingkat pusat bersifat kasuistik dan tidak seharusnya mengganggu pelaksanaan program yang saat ini sedang berjalan di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Karena itu, Pemkab Kukar tetap berkomitmen mengawal keberlangsungan dapur-dapur MBG agar dapat menjalankan fungsinya secara optimal dalam memenuhi kebutuhan gizi para pelajar.

“Kami tetap Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara mengawal bagaimana dapur-dapur MBG yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara bisa memberikan pelayanan yang terbaik untuk siswa-siswi kita yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara,” katanya.

Ia menjelaskan, manfaat program MBG tidak hanya dirasakan oleh para siswa yang menerima makanan bergizi setiap hari, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang cukup besar bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Satu Tahun Kepemimpinan Aulia-Rendi, Kukar Perkuat Fondasi Menuju Pusat Pangan, Pariwisata dan Industri Hijau

Keberadaan dapur MBG dinilai mampu menciptakan perputaran ekonomi baru melalui keterlibatan pelaku usaha lokal, pemasok bahan pangan, hingga tenaga kerja yang terlibat dalam operasional program tersebut.

“Sehingga secara manfaat program ini sangat memberikan dampak yang luar biasa di tingkat grassroot. Bagaimana perputaran ekonomi yang terjadi di sekitar dapur MBG,” ungkapnya.

Selain itu, program tersebut juga memberikan manfaat langsung bagi peserta didik yang menjadi sasaran utama kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia.

“Bagaimana manfaat yang dirasakan oleh anak-anak kita, para siswa-siswi yang merasakan manfaat dari MBG ini sendiri,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Bupati Kukar Tekankan Pentingnya Pelestarian Bahasa Daerah, Dorong Pembelajaran Bahasa Kutai di Sekolah

Advertorial

Wabup Rendi Solihin Salurkan Bantuan kepada Kelompok Nelayan dan Pembudidaya Perikanan di Anggana

Advertorial

Anggota DPRD Soroti Persaingan Bisnis Ritel yang Menjamur di Kutim

Advertorial

DPRD Kaltim Sahkan Tatib Baru Masa Kerja 2024-2029

Advertorial

Sekda Kukar Menerima Kunjungan Delegasi Perdagangan dan Bisnis dari Brunei dan China

Advertorial

Seratus Hari Kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Anggota DPRD Sebut Ini Fase Konsolidasi

Bisnis

Dispora Kukar Perkuat Layanan Legalitas Usaha untuk Pemuda Wirausaha

Advertorial

Bupati Kukar Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Mahakam Jelang Perayaan Idul Fitri 2025