KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) bergerak cepat menyikapi musibah kebakaran yang melanda SDN 002 Loa Janan. Bupati Kukar Aulia Rahman Basri memastikan pemerintah sedang mengupayakan pembangunan kembali sekolah tersebut melalui skema Belanja Tidak Terduga (BTT) agar proses belajar mengajar dapat segera dipulihkan.
Menurut Aulia, kondisi sekolah yang terdampak kebakaran menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Ia menegaskan pembangunan kembali tidak boleh berlarut-larut karena menyangkut hak anak-anak untuk memperoleh pendidikan.
“Kita sekarang, target kita, bahkan target kami itu di anggaran perubahan ini bisa dialokasi. Saya lagi mengupayakan agar itu dibangun dengan dana bantuan tak terduga atau BTT. Karena ini merupakan bagian dari, kita anggap menjadi bagian dari bencana. Karena kita punya dana BTT di APBD kita,” ujar Aulia Rahman Basri, pada Sabtu (18/7/2026).
Ia menjelaskan, pemanfaatan dana BTT dinilai menjadi langkah yang paling memungkinkan agar proses pembangunan dapat dilakukan lebih cepat tanpa harus menunggu program reguler pada tahun anggaran berikutnya.
“Kita harap nanti dana BTT itu bisa kita alokasikan untuk membangun sekolah tersebut. Karena ini sesuatu yang tidak bisa kita tunda-tunda lagi. Kasian anak-anak kita yang tidak bisa bersekolah,” katanya.
Untuk mempercepat realisasi pembangunan, ia juga telah menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar agar segera melakukan koordinasi dan menyiapkan seluruh tahapan administrasi yang diperlukan.
“Kami sudah instruksikan ke Kepala Dinas Pendidikan, kepada Kepala Pelaksana BPBD untuk berkoordinasi sehingga ini bisa tereksekusi dengan baik,” ungkapnya.
Aulia menyebut koordinasi tersebut telah mulai berjalan. Ia menerima laporan dari Kepala Pelaksana BPBD bahwa proses penanganan telah dilakukan sebagai langkah awal menuju pelaksanaan pembangunan kembali sekolah.
“Nah itu dari Kepala BPBD sudah menyatakan ini sudah dilaksanakan dan kita berharap ini cepat kita bisa eksekusi,” pungkasnya. (ltf/fdl)








