KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Gema Majelis Ta’lim Muslimah Wahdah Islamiyah Kutai Kartanegara (Kukar) yang dirangkai dengan tasyakuran Dirosa digelar di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, pada Sabtu (13/12/2025).
Kegiatan ini menjadi momentum penguatan peran majelis ta’lim dalam membina umat, khususnya kaum muslimah.
Acara tersebut dihadiri oleh pengurus Wahdah Islamiyah Kukar serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Kabupaten Kukar, Dendy Irwan Fahriza.
Kegiatan Gema Majelis Ta’lim Muslimah Wahdah Islamiyah ini juga dirangkaikan dengan tasyakuran program Dirosa, sebagai bentuk rasa syukur atas berjalan dan berkembangnya pembinaan baca Al-Qur’an di lingkungan masyarakat Kukar.
Dendy menyampaikan bahwa kegiatan tersebut mencerminkan sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan organisasi keislaman dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia berbasis nilai religius.
Menurutnya, peran organisasi keislaman, khususnya Muslimah Wahdah Islamiyah, sangat strategis dalam mendukung program-program keagamaan yang sejalan dengan kebijakan daerah.
“Kegiatan hari ini merupakan bentuk sinergisitas antara organisasi keislaman yang dalam hal ini difasilitasi oleh DPD Muslimah Wahdah Islamiyah Kutai Kartanegara,” ujar Dendy.
Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mengakselerasi kebijakan Pemerintah Kabupaten Kukar yang tertuang dalam Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2021 tentang Gerakan Etam Mengaji.
Melalui kegiatan seperti majelis ta’lim dan program Dirosa, Dendy menilai pembinaan keagamaan dapat menyentuh langsung masyarakat hingga ke lingkup keluarga dan rumah tangga.
Hal ini sejalan dengan komitmen Pemkab Kukar dalam mendorong masyarakat agar tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapannya, kegiatan ini dapat terus berkesinambungan untuk membentuk keluarga-keluarga yang benar-benar membumikan Al-Qur’an di dalam rumah tangganya,” pungkasnya. (ltf/fdl)









