Home / Bisnis / Ekonomi / Industri / Infrastruktur / Pemerintah

Rabu, 29 April 2026 - 08:20 WIB

Perumda Tirta Mahakam Gandeng Pihak Ketiga Tingkatkan Kapasitas Air Bersih di Tenggarong

Suparno - Direktur Perumda Tirta Mahakam Kukar (Latif/Eksposisi)

Suparno - Direktur Perumda Tirta Mahakam Kukar (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Upaya peningkatan layanan air bersih di Kecamatan Tenggarong terus dilakukan Perumda Tirta Mahakam Kutai Kartanegara (Kukar). Salah satu fokus utama saat ini adalah pengembangan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bekotok yang dinilai memiliki tantangan cukup besar dari sisi kualitas air baku.

Direktur Perumda Tirta Mahakam Kukar, Suparno, menyampaikan bahwa kondisi air baku di wilayah Bekotok yang bersumber dari Sungai Tenggarong cenderung keruh, sehingga memerlukan penanganan dan teknologi pengolahan yang lebih optimal.

“Ini karena menggunakan Sungai Tenggarong dengan kualitas air baku yang cenderung coklat, sehingga perlu peningkatan dari sisi pengolahan,” ujarnya, Selasa (28/04/2026).

Saat ini, Perumda Tirta Mahakam mengoperasikan tiga instalasi utama, yakni IPA Bukit Biru, Sukarame, dan Bekotok. Ketiganya direncanakan akan terintegrasi dalam satu sistem distribusi untuk saling menopang kebutuhan air bersih di Tenggarong.

Baca Juga :  Potensi Wisata Kecamatan Kaubun Akan Dimanfaatkan Tarik Minat Wisatawan

Namun demikian, keterbatasan kapasitas produksi masih menjadi tantangan. Beberapa wilayah di Tenggarong disebut belum dapat menikmati layanan air bersih selama 24 jam penuh.

“Karena itu, sesuai arahan Bupati, dilakukan percepatan peningkatan kapasitas, khususnya di Tenggarong,” jelasnya.

Sebagai langkah strategis, Perumda Tirta Mahakam menggandeng pihak ketiga untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur air bersih, khususnya di IPA Bekotok.

Kerja sama ini mencakup pembangunan instalasi pengolahan air dengan teknologi yang lebih modern, salah satunya menggunakan sistem berbasis membran yang dinilai mampu meningkatkan kualitas air hasil olahan secara signifikan.

“Ini merupakan perkembangan terbaru dalam pengolahan air, dan sudah diterapkan di beberapa daerah seperti Bali dan NTB dengan kondisi air baku yang hampir serupa,” ungkap Suparno.

Baca Juga :  Diskominfo Staper Sediakan Jaringan Internet Fiber Optik di Seluruh OPD di Kutim

Menurutnya, keterbatasan layanan yang saat ini dirasakan masyarakat justru menjadi peluang bagi pihak swasta untuk berinvestasi dan menguji teknologi yang dimiliki dalam skala lebih luas.

Sejumlah survei telah dilakukan bersama calon mitra untuk memastikan kesiapan proyek, termasuk cakupan layanan yang akan diberikan kepada masyarakat jika kerja sama tersebut terealisasi sepenuhnya.

“Kami menyambut baik, karena tujuannya sama, yakni meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Dengan adanya peningkatan kapasitas ini, Perumda Tirta Mahakam optimistis layanan air bersih di Tenggarong dapat lebih maksimal, baik dari segi kualitas maupun kontinuitas distribusi.

“Kami berharap dengan penambahan kapasitas dan dukungan teknologi ini, pelayanan air bersih di Tenggarong bisa semakin optimal dan menjangkau seluruh masyarakat tanpa kendala,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Disdikbud Kukar Menggelar Pelatihan Kompetensi Bagi Guru Pendidikan Agama Islam

Advertorial

Anggota DPRD Kukar Minta Jalan Rimba Ayu menuju SP 1 Kota Bangun Segera Diperbaiki

Pemerintah

Polemik Rekrutmen Pegawai RSUD Aji Muhammad Idris Muara Badak, Transparansi dan Prioritas Lokal Dipersoalkan

Pemerintah

Pengelolaan Sampah Tenggarong Masih Bertumpu pada TPA Bekotok

Bisnis

UMK Kukar 2026 Diusulkan Naik 5,99 Persen Jadi Rp3,99 Juta

Advertorial

Pemkab Kukar Berikan Bantuan 40 Keramba kepada Pokdakan Wanita di Desa Melintang

Advertorial

Bupati Edi Damansyah Pimpin Upacara Peringatan Hari Buruh Internasional

Advertorial

Pokdarwis B3 Desa Pela Menerima Penghargaan Kalpataru 2024 Kategori Penyelamat Lingkungan