KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Seorang pria asal Samarinda dilaporkan tenggelam di Sungai Mahakam, tepatnya di kawasan Pasiran, Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), pada Kamis (14/05/2026) malam.
Korban diketahui bernama Johan Syah (54), warga Jalan S. Riyadi, Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda.
Informasi awal diterima petugas sekitar pukul 18.00 Wita. Berdasarkan laporan warga, korban sebelumnya pergi ke tepian Sungai Mahakam untuk mencuci pakaian. Namun hingga malam hari, korban tidak kembali sehingga memunculkan kekhawatiran dari warga sekitar.
Di lokasi kejadian, warga menemukan sandal serta pakaian cucian milik korban di pinggir sungai. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada petugas untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
Hingga Jumat (15/5/2026), korban belum ditemukan dan tim gabungan masih melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi.
Koordinator Lapangan BPBD Kukar, Eko Suryawinata, mengatakan pihaknya langsung bergerak menuju lokasi usai menerima laporan dari masyarakat.
“Petugas menerima laporan sekitar pukul 18.00 Wita dan langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan awal,” ujarnya, pada Jumat (15/05/2026).
Menurutnya, dari hasil penelusuran sementara serta keterangan sejumlah saksi di lokasi, korban diduga tenggelam di aliran Sungai Mahakam saat berada di sekitar tepian sungai.
“Sudah ada informasi dari saksi bahwa korban memang diduga tenggelam,” katanya.
Saat ini, BPBD Kukar bersama unsur terkait terus melakukan koordinasi dalam proses pencarian. Tim gabungan juga menyiapkan penyisiran di sekitar lokasi kejadian guna memperluas area pencarian korban.
Selain itu, Satgas SAR BPBD Kukar turut berkoordinasi dengan Basarnas untuk mendukung proses evakuasi dan mempercepat pencarian di perairan Sungai Mahakam.
Petugas mengimbau masyarakat yang berada di sekitar bantaran sungai untuk tetap berhati-hati saat beraktivitas, terutama pada malam hari dan di area yang memiliki arus cukup deras. Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam pencarian tim gabungan. (ltf/fdl)





