Home / Advertorial / Industri / Infrastruktur / Pemerintah

Sabtu, 8 Oktober 2022 - 16:16 WIB

Revitalisasi Pasar Tangga Arung Berkonsep Semi Modern Segera Direalisasikan

Lahan Pasar Tangga Arung yang akan direvitalisasi

Lahan Pasar Tangga Arung yang akan direvitalisasi

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, akan segera melakukan revitalisasi Pasar Tangga Arung menjadi pasar semi modern. Peletakan batu pertama akan dilaksanakan pada akhir tahun 2022, atau selambat-lambatnya awal 2023. Revitalisasi akan ditopang APBD Kukar sebesar Rp 236 miliar.

Menurut Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin, Pasar Tangga Arung Tenggarong nantinya akan dibangun 4 lantai, dengan tempat parkir di atas gedung dan lantai dasar.

Pasar yang akan dibangun di atas lahan 3,5 hektare ini, sudah melalui tahap pematangan dan kesiapan lahan. Dimana akan memanfaatkan lahan pasar yang sempat dibongkar pada 2017 silam.

Rendi menyebut pembangunan pasar semi modern tersebut akan menelan anggaran Rp 236 miliar. Mencakup biaya relokasi pedagang Pasar Tangga Arung yang ada saat ini. Termasuk membangun pasar sementara, selama proses pembangunan yang diharapkan rampung dalam satu tahun.

Baca Juga :  Anggota DPRD Kutim dan DPMD Bagikan Alat Perlengkapan Kantor Sebagai Penunjang Tugas Ketua RT

“Mudahan satu tahun full bisa selesai pembangunan pasar (Tangga Arung), artinya bangunan jadi. Pedagang bisa pindah dan tempati lagi,” kata Rendi Solihin..

Rendi mengungkapkan, semula pembangunan revitalisasi Pasar Tangga Arung akan dibiayai Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan rekomendasi dari Kementerian Perdagangan (Kemendag). Namun akhirnya diambil alih menggunakan anggaran daerah, setelah Pemkab Kukar mendapat kucuran Dana Bagi Hasil (DBH) senilai Rp 1,1 triliun.

Baca Juga :  Kelurahan Baru Fokus Prioritaskan Program Peningkatan Infrastruktur Jalan

Disebutkan pula, pembangunan Pasar Tangga Arung, menjadi 1 dari 4 program prioritas yang disusun pada 2023 mendatang. Disamping rencana pembangunan rumah sakit daerah di Kecamatan Muara Badak, Jalan Poros Desa Kahala, serta interkoneksi Muara Badak dan Anggana.

Kajian dan studi kelayakan tersebut dimulai pada 2022 oleh Dinas PU Kukar. Selain mengusung konsep pusat perbelanjaan semi modern, kawasan tersebut bakal dilengkapi fasilitas kantong parkir memadai. Diikuti lahan terbuka hijau di samping bangunan pasar.

Rendi berharap, saat pelaksanaan nantinya pada 2023, pembangunannya tidak mangkrak di tengah jalan.

“Artinya kesiapan pemda dan keuangan, untuk mampu meng-cover kegiatan besar ini,” ucapnya. (adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Ketua DPRD Kutim Menghadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pabrik AMDK Perumdam TTB

Advertorial

DPRD Kutim Bahas Proyeksi Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2024

Advertorial

Bupati Kukar Minta Ketua RT Optimalkan Tugas Guna Tingkatkan Pelayanan

Advertorial

KPU Umumkan Jadwal Debat Publik Pilkada Kukar 2024, Akan Disiarkan di TV Lokal

Advertorial

Finalisasi APBD 2023 Kutai Timur: Anggota DPRD Tekankan Pentingnya Kelancaran Proses

Advertorial

Wakil Ketua DPRD Kutim Ingin Pengembangan Teluk Lombok Sebagai Destinasi Wisata Unggulan

Advertorial

BPBD Kutim Menggelar Pelatihan TRC Multi Sektor dan Organisasi Kemasyarakatan

Pemerintah

AHY Resmi Dilantik Sebagai Menteri ATR BPN Gantikan Hadi Tjahjanto