Home / Advertorial / Pemerintah

Kamis, 18 Mei 2023 - 20:51 WIB

Sekda Kukar Minta Semua Konsisten dan Fokus Melakukan Upaya yang Terintegrasi Dalam Penurunan Stunting

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar) Sunggono meminta semua pemangku kepentingan terus konsisten berfokus melakukan upaya signifikan yang terintegrasi dalam penurunan stunting.

Sunggono mengatakan, inovasi terkait upaya penurunan stunting di Kukar telah dimulai sejak 2019 dengan Raga Pantas atau kepanjangan dari Gerakan Keluarga Peduli Pencegahan dan Atasi Stunting. Yang terdiri lima Pantas yaitu Pantas Sehat, Pantas Pendidikan, Pantas Pangan, Pantas Tempat Tinggal dan Pantas Sejahtera.

Dalam perjalanannya, inovasi tersebut belum berhasil secara optimal dan masih harus dikawal secara konsisten. Dari fenomena tersebut timbul inovasi lain yang bertujuan agar inovasi Raga Pantas dapat mampu laksana secara konsisten, sehingga muncul ide adanya paket asuhan untuk 5 pantas tersebut yang disebut dengan Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS).

Baca Juga :  Pemkab Kukar Siap Fasilitasi Kebutuhan Pedagang Pasar Tangga Arung

“Hari ini akan didapatkan sosialisasi mengenai hal tersebut dan tentu saja kita akan terus mendiskusikan formulasinya yang paling tepat. Sehingga inovasi Raga Pantas ini dapat dilaksanakan secara nyata di lapangan serta mencapai target sasaran program secara tepat pula,” kata Sunggono.

Diharapkan untuk semua yang hadir pada hari ini dapat termotivasi dan mendukung penuh. Sebagai bagian dari kepedulian terhadap anak-anak yang mengalami masalah gizi baik stunting, wasting maupun under weight.

“Saya juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar dan seluruh jajaran yang telah menerjemahkan ide Bupati. Agar inovasi Raga Pantas dapat dikawal sehingga mampu laksana di lapangan dan secara signifikan bermakna dalam upaya penurunan stunting serta perbaikan status gizi bayi dan balita di Kukar,” jelasnya.

Baca Juga :  Bupati Kutim Resmi Membuka Kejuaraan Tenis Lapangan

Sementara itu Kepala Dinkes Kukar Martina Yulianti mengatakan maksud kegiatan ini adalah bagian dari upaya penguatan program BAAS dimana di dalamnya itu ada tim Pemantau. Tim pemantau itu, kata Yuli, dikumpulkan guna sosialisasi tugas-tugasnya. Kemudian berdiskusi kembali untuk menyempurnakan apa yang sudah dibuat oleh tim kecil nanti.

“Harapan saya, supaya program BAAS ini bisa berjalan dengan baik, makanya ini kita mensosialisasikan tugas pemantauan. Yakni ada Bapak/Bunda Asuh Stunting, ada pemantau, dan ada anak asuh. Dan program ini akan segera berjalan dalam dekat ini dan akan di-launching oleh Bupati Kukar,” tutupnya. (adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Anggota DPRD Sebut Perbaikan Pengelolaan Pariwisata di Kutim Bisa Tingkatkan PAD

Advertorial

Ketua DPRD Kutim Ingatkan Masyarakat Terkait Efek Buruk Penyalahgunaan Narkoba

Advertorial

Pemekaran Desa di Sangatta Utara Kembali Mencuat, Didukung Salah Satu Anggota DPRD Kutim

Advertorial

Ketua DPRD Kutim Tanggapi Terkait Sosialisasi Perda Ketertiban Umum di Kecamatan Muara Wahau

Advertorial

Upaya Dapatkan Akreditasi A dari Kemenhub, Dishub Kukar Tingkatkan Pelayanan Uji KIR

Advertorial

Bupati Edi Damansyah Membuka Festival Ramadan di Kelurahan Maluhu

Advertorial

Pemkab Kukar Menghadiri Pembukaan Porprov Korpri III 2024

Ekonomi

CFD dan SOE Dihentikan Selama Ramadan, Serta Sejumlah Pembatasan Dilakukan