KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono, menghadiri Rapat Paripurna ke-21 DPRD masa sidang III yang berlangsung di Ruang Rapat Utama DPRD Kukar, pada Senin (21/7/2025).
Dalam rapat tersebut, membahas penyampaian laporan realisasi semester pertama APBD dan Prognosis untuk 6 (enam) bulan berikutnya Pemkab Kukar tahun anggaran 2025.
Ditemui usai rapat, Sunggono menyampaikan bahwa realisasi anggaran semester pertama tahun 2025 masih berjalan sesuai rencana atau on track, meskipun terdapat beberapa koreksi akibat kebijakan dari pemerintah pusat.
“Pertama saya ucapkan terima kasih kepada DPRD yang merespons cepat surat kami terkait pelaksanaan paripurna ini. Ini merupakan bagian penting dari proses penelusuran anggaran, baik untuk APBD 2025 maupun evaluasi anggaran tahun 2024,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa meskipun tahun ini terdapat sejumlah koreksi anggaran dari pemerintah pusat, namun serapan anggaran masih berada pada tingkat yang sama seperti tujuh tahun terakhir.
“Tahun ini memang ada beberapa koreksi atas kebijakan anggaran dari pusat. Di antaranya adalah Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi, kemudian ada pembayaran hutang tahun lalu, dan pengalokasian anggaran PSU (Pemilihan Suara Ulang). Semua itu tentu berpengaruh terhadap anggaran yang sudah ditetapkan,” jelasnya.
Ia memastikan bahwa efisiensi tersebut tidak mengganggu secara signifikan terhadap kegiatan dan kinerja perangkat daerah.
“Saya intens berdiskusi dengan TAPD dan OPD besar untuk memastikan bahwa efisiensi ini tidak mengganggu kegiatan prioritas pemerintah daerah. Kita juga berusaha agar semua kegiatan yang direkomendasikan bisa tetap dibayarkan hingga akhir tahun,” tegasnya.
Terkait defisit anggaran, Sunggono menyebutkan bahwa hingga saat ini jumlahnya berada di kisaran Rp995 miliar.
Meski demikian, pihaknya optimis bahwa serapan anggaran dan kinerja pemerintah akan tetap baik hingga akhir tahun. (adv/diskominfo/kukar)









