Home / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan

Selasa, 30 Januari 2024 - 16:51 WIB

Sekda Ungkap IPM di Kaltim Tahun 2023 Mencapai 78,2

Sekda Kaltim, Sri Wahyuni saat menjadi keynote speaker dalam diskusi publik di Unmul (istimewa)

Sekda Kaltim, Sri Wahyuni saat menjadi keynote speaker dalam diskusi publik di Unmul (istimewa)

KALIMANTAN TIMUR, eksposisi.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Sri Wahyuni menjadi keynote speaker dalam diskusi publik yang digelar oleh kampus Universitas Mulawarman bertempat di Gedung Prof. Dr. H Masjaya Universitas Mulawarman, pada Selasa (30/1/2024).

Diskusi ini membahas tema “Transformasi Pembangunan Menuju Kalimantan Timur Maju, Adil dan Berkelanjutan :Pencapaian, arah kebijakan dan tantangan di era strategis”.

Dalam kesempatan itu Sri Wahyuni menyampaikan terima kasih kepada Unmul atas inisiatif diskusi publik ini, mengingat Pemprov Kaltim sedang menyusun Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) untuk 20 tahun ke depan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar besarnya kepada kampus Unmul yang telah menginisiasi diskusi publik dengan tema Transformasi Pembangunan Menuju Kalimantan Timur Maju, Adil dan Berkelanjutan,” ucap Sri Wahyuni.

Kemudian ia menjelaskan bahwa Pemprov menghimpun informasi dari berbagai sumber untuk menentukan isu-isu strategis yang perlu diperhatikan salah satunya transformasi sosial, ekonomi dan tata kelola.

Baca Juga :  Anggota DPRD Kaltim Menilai Lemahnya Penegakan Hukum Jadi Penyebab Kasus Tambang Ilegal di KHDTK Unmul Tak Selesai

Dikatakannya, salah satu sektor yang paling menonjol isu yang dihadapi oleh Pemprov Kaltim adalah daya saing Sumber Daya Manusia.

Kaltim memiliki Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang cukup tinggi. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalimantan Timur tahun 2023 mencapai 78,20, meningkat 0,84 poin (1,09 persen) dibandingkan tahun sebelumnya (77,36).

“Peringkat tiga secara Nasional di bawah DKI Jakarta dan Jogjakarta. Jadi kita diatas Jawa Timur, Jawa Tengah dan daerah daerah lainnya. IPM Kita dengan nilai 78,2,” tambahnya.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemprov Kaltim ini sejalan dengan amanat dari Pemerintah Pusat. Pihaknya bersama dewan pendidikan bersinergi tidak hanya dari unsur Pemerintah Provinsi tetapi juga dari akademisi.

Kemudian pihaknya juga mencoba menyusun sebuah grand design untuk menyiapkan SDM Kaltim yang bersiap menghadapi situasi dan Kondisi yang akan datang, terutama di penguatan kegiatan Vokasi (Pendidikan Vokasi).

Baca Juga :  Pembebasan Lahan Untuk Pembangunan Jembatan di Sebulu Sudah Dituntaskan

Ia menegaskan, bagaimana revitalisasi untuk pendidikan vokasi di Kaltim itu akan dirumuskan didalam grand design dengan berbasis kawasan, geospasial dan geo ekonomi dengan harapan ini akan terhubung dengan transformasi ekonomi.

“Bahwa pendidikan vokasi yang akan direvitalisasi itu juga bisa menyokong transformasi ekonomi,”imbuhnya.

Melalui diskusi publik ini Sekda berharap masukan tanggapan yang konstruktif dari para civitas untuk memperkaya rumusan rumusan yang sedang disusun oleh Pemerintah Provinsi Kaltim.

Sebagai penutup Sekda juga menyampaikan bahwa dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kaltim 2025-2045 yang akan menuju Indonesia Emas nanti ini diharapkan menjadi dokumen perencanaan yang taktis dan lebih detail.

“Mudah mudahan ini bukan diskusi yang pertama, karena kita baru mengawali penyusunan RPJPD 2025-2045. Tentu akan banyak lagi diskusi lanjutan yang bisa kita dapatkan sebagai hasil dari pertemuan ini,” tutupnya. (adm)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Poktan Karya Tani Desa Bangun Rejo Panen Padi Organik, Bupati Kukar Beri Apresiasi

Advertorial

DKP Kukar Salurkan Bantuan 50 Ribu Bibit Ikan dan Pakan ke Poktan Tenggarong Seberang

Advertorial

Wakil Ketua DPRD Kaltim Perjuangkan Percepatan Infrastruktur Jalan di Wilayah Kubar-Mahulu
Suasana lomba berbahasa Kutai

Advertorial

Disdikbud Kukar Menggelar Festival Bahasa Ibu, Sejumlah Seni Berbahasa Kutai Dilombakan

Advertorial

Tingkatkan PAD, DPRD Kutim Fokus Menyusun Raperda Terkait Pajak dan Restribusi

Advertorial

Pemdes Beringin Agung Yakin Pengembangan Sapi Ternak Bisa Mendongkrak PADes

Bisnis

Pj Gubernur Sebut Stok Beras di Kaltim Masih Aman, Sebagian Didatangkan Dari Luar Daerah

Advertorial

Pembangunan Rumah Sakit Muara Badak Progresnya Sudah 80 Persen