KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) terus memantapkan langkah pengembangan institusi dengan merencanakan penambahan sejumlah program studi (prodi) baru yang selaras dengan kebutuhan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar).
Rektor Unikarta, Prof Ince Raden mengungkapkan, bahawa rencana pembukaan prodi baru saat ini masih menghadapi keterbatasan infrastruktur serta sumber daya manusia.
Meski demikian, pihaknya telah melakukan diskusi dengan Bupati Kukar agar pengembangan prodi Unikarta dapat menjawab kebutuhan strategis daerah.
“Kami berdiskusi dengan Pak Bupati, dan beliau menginginkan agar program studi di Unikarta mampu menjawab kebutuhan pemerintah daerah, terutama di bidang kedokteran, kesehatan, dan teknik informatika,” ujarnya (09/01/2026).
Ia menjelaskan, untuk membuka prodi baru dibutuhkan dukungan yang komprehensif, mulai dari ketersediaan tenaga pendidik yang sesuai hingga ruang perkuliahan yang memadai. Oleh karena itu, Unikarta mendorong adanya kolaborasi lintas sektor guna mendukung rencana tersebut.
“Untuk membuka program studi baru, tentu dibutuhkan supporting, baik dari sisi SDM maupun infrastruktur. Mudah-mudahan dengan komitmen kolaborasi bersama, persoalan ini bisa didukung oleh pemerintah daerah dan perusahaan-perusahaan di Kutai Kartanegara,” jelasnya.
Beberapa prodi yang direncanakan untuk dikembangkan di antaranya Teknik Informatika sertai bidang kesehatan.
Unikarta juga memiliki visi jangka panjang untuk membuka Fakultas Kedokteran, meskipun diakui membutuhkan persiapan yang tidak sederhana.
“Kalau keinginan membuka kedokteran memang tidak mudah karena membutuhkan sekitar 29 dokter spesialis. Namun, kami berusaha untuk meletakkan fondasinya terlebih dahulu,” ungkapnya.
Menurut Prof Ince, pengembangan tersebut harus didukung dengan perencanaan yang matang dan berkelanjutan. Penyiapan SDM, infrastruktur, serta roadmap menjadi langkah awal yang perlu dilakukan sejak dini agar rencana besar tersebut dapat terwujud di masa mendatang.
Selain fokus pada pengembangan akademik, Unikarta juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk lembaga keuangan, perusahaan daerah, serta sektor migas, pertambangan, dan perkebunan yang beroperasi di Kukar.
“Kami membuka diri kepada siapa saja yang ingin bekerja sama dengan Unikarta, tentu disesuaikan dengan kebutuhan dan roadmap pengembangan kampus,” tutupnya. (ltf/fdl)










