Home / Bisnis / Ekonomi / Energi / Industri / Serba Serbi

Kamis, 19 Desember 2024 - 08:06 WIB

PT GBU Perkuat Regu MPA, Tangkal Ancaman Kebakaran Hutan di Kutai Barat

PT GBU melakukan penyegaran Regu Masyarakat Peduli Api

PT GBU melakukan penyegaran Regu Masyarakat Peduli Api

KUTAI BARAT, eksposisi.com – Di tengah musim kemarau yang kerap membayangi Kutai Barat, gambaran asap tipis di cakrawala sering menjadi tanda bahaya bagi masyarakat sekitar.

Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi momok nyata yang setiap tahun menghantui kampung-kampung di Kecamatan Damai dan Nyuatan. Namun, akhir tahun 2024 membawa secercah harapan.

PT Gunung Bara Utama (GBU) kembali hadir dengan komitmen kuat untuk meminimalisir risiko bencana melalui program Penyegaran Regu Masyarakat Peduli Api (MPA) di tiga kampung binaan: Muara Nyahing, Sembuan, dan Jontai.

Bagi Adi Rachmani, Kepala Teknik Tambang GBU, langkah ini bukan sekadar kewajiban, tetapi bentuk nyata tanggung jawab moral perusahaan yang beroperasi di kawasan berisiko tinggi kebakaran hutan.

“Sebagai pemegang Persetujuan Pinjam Pakai Kawasan Hutan (PPKH), kami harus proaktif. Membangun kapasitas MPA adalah cara terbaik untuk mempersiapkan masyarakat menghadapi situasi darurat sekaligus memperkuat ikatan antara perusahaan dan warga. Kolaborasi ini kami yakini membawa dampak positif jangka panjang,” tegasnya.

Baca Juga :  Tim GOD Berhasil Menjuarai Turnamen E-sport Mobile Legends di Kubar

Langkah ini bukanlah pekerjaan kecil. Dibantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Barat, Manggala Agni, dan UPTD KPHP Damai, GBU merancang pelatihan intensif yang melibatkan Regu MPA dari tiga kampung tersebut.

Fokus utamanya adalah penyegaran teknik penanggulangan kebakaran hutan dan penggunaan peralatan modern. Di Kampung Muara Nyahing, kegiatan yang digelar awal Desember diwarnai antusiasme peserta.

Materi yang disampaikan oleh perwakilan BPBD, disertai praktik langsung, memperlihatkan urgensi kesiapan warga dalam menghadapi kebakaran. Penyerahan tanki air berkapasitas 1.000 liter menjadi simbol kepedulian GBU dalam mendukung upaya tersebut.

Tidak berhenti di situ, program berlanjut ke Kampung Sembuan dan Jontai pada pertengahan Desember. UPTD KPHP Damai turut ambil bagian dengan memberikan demonstrasi langsung penggunaan alat pemadam api.

Bantuan berupa baju pemadam, alat keselamatan, hingga tanki air diserahkan langsung kepada pemerintah kampung dan diteruskan ke Regu MPA setempat. Bagi Tarsisius, Petinggi Kampung Muara Nyahing, kolaborasi ini membawa angin segar.

Baca Juga :  Disdikbud Kukar Terus Berupaya Maksimalkan Kualitas Setiap Sekolah

“Dukungan seperti ini adalah bukti nyata sinergi perusahaan dan masyarakat. Kami optimis penanggulangan kebakaran hutan ke depan akan lebih efektif,” ujarnya.

Lebih dari sekadar pelatihan, program ini memberi masyarakat kepercayaan diri. Kesadaran akan pentingnya mitigasi bencana semakin tertanam, dan regu MPA kini lebih siap menjaga hutan yang selama ini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan mereka.

Dengan inisiatif berkelanjutan ini, PT GBU tidak hanya memenuhi tanggung jawab sebagai pemegang izin operasi, tetapi juga membangun warisan perlindungan lingkungan bagi generasi mendatang. Upaya ini menegaskan satu pesan: menjaga hutan adalah menjaga kehidupan, dan itu adalah tugas bersama. Ke depan, GBU berkomitmen mempererat sinergi ini, menciptakan wilayah yang lebih aman, hijau, dan lestari. (adm/fdl)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Pengunjung Museum Kayu Tuah Himba Menurun Saat Libur Lebaran

Ekonomi

Tokoh Pemuda Kubar Frederick Edwin Menyalurkan 6,7 Ton Beras Kepada Warga di Kecamatan Mook Manar Bulatn

Ekonomi

DPMD Kukar Fokus Melakukan Percepatan Pemetaan Lahan untuk Koperasi Desa Merah Putih

Advertorial

Pesta Laut Berlangsung Meriah, Wabup Kukar Pastikan Acara Ini Rutin Digelar

Advertorial

Pemdes Tepian Langsat Dapat Apresiasi Kemendagri Karena Mengelola PADes Teritnggi di Kaltim

Bisnis

Jembatan Pulau Balang Permudah Akses Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja Lokal di Smelter Nikel MMP

Hukum - Kriminal

Kopka Azmiadi, Tentara Viral di Samarinda Mendapatkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Serba Serbi

Pesut Mahakam Jantan Bernama Lion Ditemukan Mati di Kota Bangun