Home / Advertorial / Pemerintah / Politik

Kamis, 29 Mei 2025 - 10:12 WIB

Ketua DPRD Kaltim Tegaskan Pentingnya Penguatan Demokrasi di Daerah

Hasanuddin Mas'ud - Ketua DPRD Kaltim

Hasanuddin Mas'ud - Ketua DPRD Kaltim

KALIMANTAN TIMUR, eksposisi.com – Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Hasanuddin Mas’ud, menegaskan pentingnya penguatan demokrasi di tingkat daerah guna memastikan kebijakan publik benar-benar berpihak pada rakyat.

Hasanuddin Mas’ud menyampaikan pandangannya dalam agenda resmi pada Rabu (28/5/2025). Ia menyebut, masyarakat harus dilibatkan secara aktif dalam proses penyusunan hingga pelaksanaan kebijakan pemerintah.

“Penguatan demokrasi di daerah sangat penting, agar masyarakat paham dan terlibat dalam menentukan arah kebijakan publik,” ujarnya.

Menurut Hamas, keterlibatan masyarakat akan berpengaruh besar pada kualitas kebijakan yang dihasilkan, sekaligus memperkuat legitimasi pemerintah daerah di mata publik.

Ia juga menyoroti pentingnya membangun demokrasi yang sehat dan inklusif, terutama dengan membuka ruang partisipasi publik yang lebih luas. Dalam kerangka itu, desentralisasi dan otonomi daerah menjadi landasan penting.

Baca Juga :  Hari Santri Nasional 2025 di Kukar Dirangkai Prosesi Beseprah, Simbol Kebersamaan dan Kesederhanaan Santri

“Desentralisasi memberikan kewenangan dari pemerintah pusat ke daerah, sementara otonomi memberi ruang bagi pemerintah lokal untuk mengelola wilayahnya sendiri,” jelasnya.

Meski begitu, Hamas mengingatkan bahwa makna desentralisasi dan otonomi akan sia-sia jika tidak dibarengi dengan keterlibatan nyata dari masyarakat.

“Partisipasi masyarakat adalah kunci agar kebijakan yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi rakyat,” tegasnya.

Selain partisipasi, Hamas juga menekankan pentingnya edukasi politik dan literasi kebijakan. Menurutnya, masyarakat perlu dibekali pemahaman yang cukup agar bisa mengawasi jalannya pemerintahan secara kritis. Ia juga mengajak generasi muda untuk tidak apatis terhadap proses politik.

Baca Juga :  Bazar Murah TNI di Kukar Jadi Momentum Tekan Beban Belanja Masyarakat

“Generasi muda harus menjadi agen perubahan yang kritis dan konstruktif. Mereka harus tahu bagaimana menggunakan hak politiknya dengan baik,” ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen, DPRD Kaltim akan terus menggencarkan program sosialisasi demokrasi di berbagai wilayah. Program itu akan dikemas dalam bentuk dialog interaktif dan diskusi terbuka bersama masyarakat.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi objek kebijakan, tapi juga subjek yang berperan aktif dalam pembangunan daerah,” tutupnya. (adv/dprd/kaltim)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Perkenalkan Tradisi, Kesenian dan Kuliner Khas Kutai di Jogja, Eroh Bebaya ke-7 Berlangsung Meriah

Advertorial

DPRD Kukar Telah Mengusulkan Empat Nama Unsur Pimpinan Definitif

Advertorial

Sekda Minta OPD Terkait Fokus Pada Kegiatan Penanganan Stunting

Politik

Syukuran HUT ke-15, Ketua DPC Gerindra Kubar Mengajak Kader Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat

Pemerintah

Bupati Kukar Pastikan Pelantikan Sejumlah Kepala OPD Definitif Segera Dilakukan, Tinggal Tunggu Verifikasi BKN

Advertorial

APBD Kukar 2023 Senilai Rp7,2 Triliun Disahkan, Pembangunan Daerah Siap Dikebut

Ekonomi

Permudah Pencairan Dana dan Perkuat Transparansi Keuangan Daerah, Pemkab Kukar Terapkan SP2D Online

Advertorial

Apel Pencanangan BBGRM ke-22 di Kukar, Bupati Sebut Budaya Gotong Royong Melekat Dalam Kehidupan Sehari-hari