Home / Advertorial / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan

Rabu, 3 September 2025 - 17:47 WIB

Disdikbud Kukar Menggelar Rapat Sinkornisasi, Koordinasi, Finalisasi Pelaksanaan Erau Adat Kutai 2025

Rapat sinkornisasi, koordinasi, dan finalisasi pelaksanaan Erau Adat Kutai 2025

Rapat sinkornisasi, koordinasi, dan finalisasi pelaksanaan Erau Adat Kutai 2025

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Matangkan pelaksanaan Erau Adat Kutai 2025, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menggelar rapat sinkronisasi, koordinasi, finalisasi serta rilis pelaksanaan Erau, yang berlangsung di Ruang Rapat Kepala Disdikbud Kukar, pada Rabu (3/09/2025).

Rapat ini dipimpin langsung oleh Kepala Disdikbud Kukar Thauhid Afrilian Noor, dan dihadiri oleh Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kukar, serta instansi vertikal terkait lainnya.

Dalam rapat tersebut, berbagai rangkaian kegiatan dibahas, mulai dari pembukaan Erau yang akan dilaksanakan di Stadion Rondong Demang hingga ditutup dengan prosesi Belimbur.

Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Afrilian Noor menjelaskan bahwa Tema Erau Adat Kutai 2025 ini adalah “Menjaga Marwah Peradaban Nusantara,” yang akan berlangsung dari 21 hingga 29 September 2025.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kutim Dorong Pemkab Maksimalkan Alokasi Anggaran Pendidikan

Ia mengatakan, pelaksanaan Erau tahun ini kembali dibagi ke dalam dua ranah. Prosesi sakral sepenuhnya berada di bawah tanggung jawab Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

“Sementara kegiatan non-sakral seperti acara pembukaan hingga hiburan rakyat ditangani Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama panitia,” ujarnya.

Menurut jadwal, prosesi sakral di Keraton akan lebih dulu digelar, lalu dilanjutkan dengan pembukaan resmi di Stadion Rondong Demang, pada 21 September 2025.

Thauhid menegaskan, pembukaan tetap akan berlangsung khidmat. Sejumlah tokoh penting dijadwalkan hadir, mulai dari Bupati Kukar, Gubernur Kaltim, hingga Menteri Pariwisata jika berkesempatan.

Namun, ia menegaskan bahwa pembukaan resmi hanya dilakukan oleh Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

“Tradisi ini sudah ditetapkan sejak beberapa tahun lalu. Pembukaan tetap dilakukan langsung oleh Sultan. Tokoh lain hanya memberi sambutan,” jelasnya.

Baca Juga :  Jelang Pilkada 2024, Anggota DPRD Kutim Ajak Masyarakat Tolak Politik Uang

Selain seremoni pembukaan, panitia juga menyiapkan beragam kegiatan. Mulai dari lomba, atraksi budaya, hingga pertandingan olahraga tradisional.

Thauhid mengatakan, jumlah undangan dan kapasitas stadion turut diperhitungkan secara detail, mengingat kehadiran peserta Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) nasional yang diperkirakan mencapai lebih dari 10 ribu orang.

“Kami akan cek langsung kondisi lapangan, termasuk kesiapan kursi dan sarana pendukung. Jangan sampai ada kendala teknis seperti tahun lalu, misalnya masalah sound system,” ucapnya.

Melalui Erau 2025, pemerintah daerah berharap momentum ini tidak hanya menjaga kelestarian budaya, tetapi juga memperkuat daya tarik pariwisata Kukar.

“Kami ingin memastikan kegiatan ini berjalan lancar, tertib, dan meninggalkan kesan mendalam, baik bagi masyarakat maupun tamu undangan,” tutupnya. (adv/disdikbud/kukar)

Share :

Baca Juga

Hukum - Kriminal

LPP Kelas IIA Tenggarong Overkapasitas, Bangunan Baru Ditarget Tampung 700 Warga Binaan

Advertorial

Anggota DPRD Kukar yang Baru Resmi Dilantik, Jumiati Siap Menjalankan Tugas

Advertorial

Serap Aspirasi Masyarakat, Ketua DPRD Kukar Melakukan Kundapil di Kelurahan Loa tebu

Advertorial

Sekda Kukar Melepas Kirab Drumband GSCL Latsitarda Nusantara 2024

Advertorial

Pembangunan Pabrik Rumput Laut di Kecamatan Muara Badak Dapat Dukungan Masyarakat

Infrastruktur

Ketua Komisi II DPR RI Siap Fasilitasi Penyelesaian Status Lahan Warga di Kawasan IKN

Pemerintah

Sekda Kukar Dukung PPPK Optimalisasi Bekerja Dekat Rumah, Tunggu Regulasi Pemerintah Pusat

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Menekankan untuk Tidak Menggeneralisasi Perilaku Ormas