Home / Ekonomi / Finansial

Kamis, 11 September 2025 - 19:51 WIB

Gapoktan Mangkurawang Hasilkan Ratusan Ton Gabah di Lahan Seluas 137 Hektar

Yuhardiansyah - Ketua Gapoktan Mangkurawang

Yuhardiansyah - Ketua Gapoktan Mangkurawang

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sidodadi, Kelurahan Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong, melaksanakan panen raya padi varietas Inpari 32 di lahan pertanian RT 13 dengan luas sekitar 137 hektare, pada Rabu (10/9/2025).

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, serta Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkab Kukar, Ahyani Fadianur Diani.

Ketua Gapoktan Mangkurawang, Yuhardiansyah, mengungkapkan panen kali ini mampu menghasilkan rata-rata 3–4 ton gabah per hektare.

Dukungan pemerintah daerah juga cukup berperan melalui bantuan bibit dari Dinas Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Disketapang) Kukar, serta bantuan alat mesin pertanian berupa cultivator.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Kaltim Tegaskan Bahwa Kubar Siap Menjadi Tuan Rumah PEDA KTNA 2025

Namun demikian, Gapoktan masih membutuhkan tambahan alsintan, khususnya excavator mini, untuk mendukung perbaikan irigasi.

“Karena irigasi belum maksimal, jadi perlu digali agar saluran airnya bisa lancar,” jelas Yuhardiansyah.

Yuhardiansyah menyampaikan bahwa Gapoktan Mangkurawang berdiri sejak 1984 dan telah mengalami tujuh kali regenerasi kepengurusan. Saat ini, terdapat 11 kelompok tani yang tergabung, terdiri dari 9 kelompok tani dewasa dan 2 kelompok wanita tani, dengan total 362 anggota.

Luas lahan sawah yang dikelola mencapai 239,25 hektare, sementara lahan kering mencapai 153,50 hektare dengan potensi bisa mencapai 200 hektare. Indeks pertanaman per tahun masih pada IP 2 dengan produktivitas 3,5–4 ton per hektare.

Baca Juga :  Pemkab Kukar Siapkan Revitalisasi Tangga Arung Square Terinsiprasi Konsep Kosambi Bandung, Pembangunan Bioskop Tetap Diupayakan

Selain itu, Gapoktan Mangkurawang juga menjalin kerja sama dengan Bulog. Hingga saat ini, jumlah serapan gabah kering panen yang telah disepakati mencapai 97 ton dengan harga Rp6.500 per kilogram.

“Kami berharap penyerapan gabah oleh Bulog dapat terus berlanjut,” ujarnya.

Ia menegaskan, keberhasilan panen raya ini tidak semata-mata hasil kerja keras petani, tetapi juga berkat sinergi antara petani, pemerintah, penyuluh, serta pihak-pihak lain yang peduli terhadap kemajuan pertanian.

“Kami berharap Gapoktan Mangkurawang dapat terus menjadi wadah bagi petani untuk maju bersama, mandiri, dan sejahtera. Semoga momentum panen raya ini membawa berkah bagi kita semua,” pungkasnya. (adm/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Pemkab Kukar Menggelar Pekan Pesta Rasa, Dorong UMK Naik Kelas

Bisnis

Dukung Peningkatan Produksi Pertanian, Pemkab Kukar Berikan 50,7 Ton Pupuk Organik

Ekonomi

Pemkab Kukar Pastikan Komitmen Pertahankan PPPK di Tengah Isu Defisit Anggaran

Ekonomi

Presiden Jokowi Perintahkan Para Menteri Jaga Stok dan Stabilitas Warga Pangan

Advertorial

Menjelang Akhir Tahun 2025, OPD di Kukar Berupaya Memaksimalkan Realisasi Kegiatan

Ekonomi

Bapanas Pastikan Pasokan Beras Aman Selama Bulan Ramadan

Bisnis

Bupati Kukar Resmikan Rumah Cokelat Binaan PT MHU, Apresiasi Kerjasama Masyarakat dan Swasta

Bisnis

DPRD Kukar Akan Panggil Bankaltimtara, Soroti Pengelolaan Keuangan dan Distribusi Pinjaman