Home / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan

Senin, 24 November 2025 - 10:58 WIB

Pimpin Upacara Peringatan HUT ke-80 PGRI dan HGN, Bupati Kukar Tekankan Konsistensi Pembangunan Pendidikan

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri membacakan sambutan dalam upacara peringatan HUT ke-80 PGRI dan HGN (Latif)

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri membacakan sambutan dalam upacara peringatan HUT ke-80 PGRI dan HGN (Latif)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN), di Halaman Kantor Bupati Kukar, pada Senin (24/11/2025).

Upacara dipimpin Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, dihadiri Forum Komuinikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) termasuk Ketua DPRD Kukar, Ahmad yani, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kukar,

Aulia Rahman Basri menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh tenaga pendidik yang ada di Kukar pada peringatan tersebut.

Ia menyebut tema tahun ini, Guru Hebat, Indonesia Kuat, sangat relevan dengan kondisi pendidikan Kukar.

Baca Juga :  Topang Perekonomian, Mayoritas Warga Desa Batu Batu Mengelola Lahan Sawit Sendiri

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak bisa dilepaskan dari peran guru sebagai pilar utama pembentuk sumber daya manusia.

“Atas nama pemerintah dan pribadi, kami berterima kasih kepada seluruh guru yang dengan pengabdian dan dedikasinya telah mendidik anak-anak kita,” ucapnya.

Ia mengungkapkan kedekatannya dengan dunia pendidikan karena dirinya merupakan anak dari seorang guru yang pernah bertugas di Kecamatan Muara Muntai dan Kota Bangun.

Ia pun turut membagikan pengalamannya usai terpilih menjadi satu dari 25 kepala daerah yang mengikuti Kursus Pemantapan Kepemimpinan oleh Lemhannas dan Kemendagri, termasuk program pembelajaran di Singapura.

Baca Juga :  Usai Dilantik, Anggota DPRD Kutim Ajak Rekan Berkolaborasi Menjalankan Tugas dan Amanah Rakyat

Dari dialognya dengan penasihat tokoh Singapura Lee Kuan Yew, ia mendapatkan pelajaran penting tentang visi yang jelas dan konsistensi dalam kepemimpinan.

Menurutnya, banyak pembangunan tidak berjalan maksimal karena pemimpin terlalu fokus meninggalkan legacy pribadi, bukan melanjutkan fondasi yang sudah dibangun pendahulu.

Sehingga ia mengajak seluruh kepala sekolah dan pemangku pendidikan di Kukar untuk menerapkan perencanaan jangka pendek, menengah, dan panjang secara konsisten.

“Keberhasilan pendidikan bukan dilihat besok, tetapi ketika fondasi yang kita bangun hari ini masih kuat 20 tahun ke depan,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Disdikbud Kukar Apresiasi Pelaksanaan Festival Budaya Nutuk Beham di Desa Kedang Ipil

Advertorial

Badan Kesbangpol Kukar Aktif Sosialisasi Pendidikan Politik yang Menyasar Pemilih Pemula

Advertorial

Sekda Kukar Hadiri Undangan The 48th Indonesia Petroleum Association Convention and Exhibition 2024

Advertorial

Nelayan dan Pembudidaya Ikan di Kelurahan Mangkurawang Mendapat Bantuan, Ini Harapan Lurah

Advertorial

Disdikbud Kukar Menggelar Bimtek PPDB Online yang Diikuti 200 Peserta

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Soroti Kurangnya Niat Kerja Sejumlah Pegawai di Lingkungan OPD

Advertorial

DPRD Kutim Fokus Menggarap Perda Pengarusutamaan Gender dan Penanganan HIV

Advertorial

TPK Desa Kahala Ikuti Kelas TPK Hebat yang Diselenggarakan BKKBN