Home / Peristiwa

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:41 WIB

Pekerja Empang di Muara Jawa Diterkam Buaya Saat Panen Udang

Pencarian korban diterkam buaya di Kecamatan Muara Jawa (Istimewa)

Pencarian korban diterkam buaya di Kecamatan Muara Jawa (Istimewa)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Tim SAR gabungan terus melakukan upaya pencarian terhadap seorang warga Kelurahan Muara Jawa Pesisir, Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), yang dilaporkan hilang akibat serangan buaya di kawasan empang. Hingga Selasa (20/1/2026) sore, korban belum berhasil ditemukan.

Korban bernama Muhammad Nurdin (49), warga Jalan Tahrir RT 02 Kelurahan Muara Jawa Pesisir. Insiden tersebut terjadi pada Senin malam (19/1/2026) sekitar pukul 23.45 WITA saat korban mengeluarkan di empang.

Koordinator Lapangan BPBD Kukar, Eko Suryawinata, mengatakan peristiwa terjadi ketika korban menjaring udang. Karena jaring terasa berat, korban kemudian turun langsung ke air untuk mengangkatnya. Namun nahas, sesaat kemudian korban diterkam buaya dan terseret keluar dari area empang.

Baca Juga :  Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Mengajak Masyarakat Sukseskan Erau 2025

Kejadian tersebut disaksikan oleh anak korban dan pemilik empang. Namun kondisi lokasi yang minim jaringan komunikasi menyebabkan informasi kejadian baru dapat disampaikan beberapa jam setelah insiden berlangsung.

“Korban awalnya menjaring udang, namun karena jaring terasa berat, korban turun langsung ke air untuk mengangkatnya. Tidak lama kemudian korban diterkam buaya dan diseret keluar dari depan pintu empang,” ujarnya.

Pada Selasa pagi, pihak keluarga lebih dulu melakukan pencarian secara mandiri. Saat air surut, ditemukan potongan anggota tubuh korban sekitar ratusan meter dari lokasi awal kejadian. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada petugas.

Baca Juga :  Progres Pembangunan Pasar Tangga Arung Mencapai 80 Persen, Memasuki Tahap Penyelesaian

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Muara Jawa, Damkar Muara Jawa, Polairud, TNI AL, Koramil, Babinsa, serta masyarakat setempat langsung melakukan penyisiran perairan menggunakan sarana speedboat.

“Pencarian dilakukan hingga menjelang malam, namun karena keterbatasan cahaya dan faktor keselamatan, operasi sementara dihentikan dan akan dilanjutkan kembali keesokan harinya,” jelasnya.

BPBD Kukar kembali mengingatkan masyarakat, khususnya warga pesisir dan nelayan empang, agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di perairan. Keberadaan buaya di sejumlah wilayah perairan Muara Jawa masih menjadi ancaman serius yang perlu diwaspadai bersama. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

DPRD Kukar Menggelar RDP Tanggapi Keluhan Warga Desa Jembayan Terkait Dugaan Penggaran Kades

Pemerintah

Presiden Prabowo Resmi Melantik Secara Serentak 961 Kepala Daerah

Peristiwa

Kebakaran Kawasan Permukiman di Kelurahan Bukit Biru, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Peristiwa

Tugboat dan Ponton Berisi Tumpukan Batu Bara Tabrak Jembatan Martadipura

Peristiwa

Aksi Unjuk Rasa Gabungan Ormas, Minta Ketua DPRD Kukar Mundur

Peristiwa

Kebakaran di Kelurahan Timbau Tenggarong Hanguskan Lima Bangunan Kos, Korban Panik Mendengar Suara Ledakan

Pemerintah

Lebih dari 300 Hektare Lahan Gambut Terbakar, Kondisi Karhutla di Sangasanga Dapat Dikendalikan

Pemerintah

Puncak Kemarau Agustus, BPBD Kukar Catat 36 Kebakaran hingga 12 Agustus