Home / Bisnis / Ekonomi / Finansial

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:44 WIB

Manfaatkan Libur Lebaran, Penghasilan Fotografer Jalanan di Taman Tanjong Tenggarong Meningkat

Ale Muhammad - Fotografer Jalanan di Taman Tanjong Tenggarong (Latif/Eksposisi)

Ale Muhammad - Fotografer Jalanan di Taman Tanjong Tenggarong (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Momen libur Lebaran dimanfaatkan para fotografer jalanan di kawasan Taman Tanjong, Tenggarong, sebagai peluang untuk meningkatkan penghasilan.

Tingginya kunjungan masyarakat yang ingin menghabiskan waktu bersama keluarga turut mendorong permintaan jasa dokumentasi di ruang terbuka tersebut.

Berbeda dari sekadar tren musiman, aktivitas fotografi ini kini berkembang menjadi salah satu alternatif usaha kreatif yang menjanjikan.

Para fotografer memanfaatkan keramaian pengunjung untuk menawarkan jasa foto langsung di lokasi tanpa perlu pemesanan sebelumnya.

Salah satu fotografer, Ale Muhammad, menjadi bagian dari pelaku usaha yang merasakan dampak positif lonjakan pengunjung selama periode Lebaran. Ia mulai aktif memotret sejak sore hingga malam hari, mengikuti waktu padat kunjungan masyarakat.

“Biasanya mulai kerja sekitar jam lima sore sampai malam, menyesuaikan ramainya pengunjung di sini,” ujarnya.

Baca Juga :  Disdikbud Kukar Berencana Bebaskan Biaya PAUD

Menurutnya, pengunjung yang datang tidak hanya sekadar berjalan-jalan, tetapi juga memiliki keinginan untuk mengabadikan momen kebersamaan, terutama bersama keluarga.

Hal ini membuat jasa fotografi di ruang publik semakin diminati, terlebih dengan sistem yang praktis dan fleksibel. Pengunjung dapat langsung memilih hasil foto melalui perangkat ponsel tanpa harus menunggu lama.

“Sekarang orang lebih suka yang praktis, bisa langsung lihat dan pilih foto di tempat,” jelasnya.

Dalam hal tarif, fotografer menawarkan berbagai pilihan paket yang terjangkau, sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengunjung. Mulai dari satuan hingga paket dalam jumlah lebih banyak, semuanya diminati oleh berbagai kalangan.

Pendapatan yang diperoleh pun cukup signifikan selama masa liburan. Dalam satu hari, penghasilan bisa mencapai angka yang cukup tinggi, tergantung jumlah pengunjung yang datang.

Baca Juga :  Disdikbud Gelar FGD yang Mengusung Tema Cita-cita, Capaian dan Harapan Pendidikan di Kukar

“Kalau lagi ramai, pendapatan bisa tembus sekitar satu juta rupiah per hari,” ungkapnya.

Selain mengandalkan transaksi langsung di lokasi, fotografer juga mulai memanfaatkan media sosial untuk menjangkau pelanggan. Hasil foto dapat diakses melalui galeri online, sehingga memudahkan pelanggan dalam menyimpan dokumentasi mereka.

Fenomena ini menunjukkan bahwa meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya dokumentasi momen turut membuka peluang ekonomi baru, khususnya di sektor kreatif informal.

Dengan tren yang terus meningkat, para fotografer jalanan berharap aktivitas ini tidak hanya berkembang saat momen Lebaran, tetapi juga menjadi sumber penghasilan yang berkelanjutan di masa mendatang.

“Harapannya ke depan tetap ramai, tidak hanya saat Lebaran saja,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Bisnis

Maknai Mayday, SMSI Kukar Dorong Terwujudnya Rasa Aman Bagi Pekerja Pers

Bisnis

HUT ke-34 Perumda Tirta Mahakam, Fokus Jaga Kontinuitas dan Kualitas Layanan Air Bersih

Bisnis

PT MHU Meraih Penghargaan PROPER Daerah Emas, Bukti Komitmen Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan

Bisnis

PT MHU Raih Peringkat PROPER Hijau Pada Anugerah Lingkungan 2023

Advertorial

Bupati Kukar Melakukan Peninjauan Expo Erau Adat Kutai 2025

Advertorial

Wakil Ketua DPRD Kaltim Nilai Pentingnya Menyusun Skema Evaluasi Terhadap APBD

Bisnis

Lewat Program PPM, MHU Bangun Kantor Desa Sungai Payang Ilir untuk Perkuat Layanan Warga

Ekonomi

Pengunjung Museum Kayu Tuah Himba Menurun Saat Libur Lebaran