KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) rmenggelarBursa Kerja Tahun 2026 (Job Fair) Program Kukar Idaman Terbaik “Kukar Siap Kerja” di Gedung Putri Karang Melenu (PKM), Kecamatan Tenggarong Seberang, pada Selasa (14/07/2026).
Sebanyak 20 perusahaan dari berbagai sektor usaha ambil bagian dalam kegiatan yang menjadi salah satu upaya memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat Kukar.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengatakan penyelenggaraan Job Fair tahun ini menghadirkan konsep yang berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Pemerintah daerah menargetkan hasil seleksi dapat diumumkan lebih cepat setelah proses wawancara selesai dilaksanakan.
“Di mana Job Fair tahun ini agak berbeda dari tahun sebelumnya. Perbedaannya tahun ini, pada saat melaksanakan Job Fair itu kita sudah bisa mengumumkan orang yang diterima bekerja itu berapa,” ujarnya.
Meski demikian, Aulia mengakui masih terdapat tantangan besar dalam proses rekrutmen tenaga kerja. Tingginya jumlah pelamar belum sebanding dengan jumlah peserta yang berhasil memenuhi persyaratan administrasi.
Ia menjelaskan, pada Job Fair tahun lalu jumlah pelamar mencapai lebih dari seribu orang, namun hanya 26 orang yang diterima bekerja. Sementara pada tahun ini terdapat 1.176 pendaftar, tetapi hanya 196 orang yang dinyatakan lolos seleksi administrasi.
“Tahun ini dari 1.176 pendaftar, cuma 196 yang lolos berkas. Artinya ada gap sekitar 983 orang yang tidak lolos berkas. Dari 196 ini nanti akan dilaksanakan walk-in interview hari ini, kemudian besok akan diumumkan hasilnya berapa orang yang diterima oleh perusahaan yang mengikuti Job Fair ini,” katanya.
Menurut Aulia, kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah untuk mengetahui penyebab masih besarnya kesenjangan antara jumlah pelamar dengan peserta yang lolos administrasi.
Evaluasi itu akan diarahkan pada peningkatan kompetensi pencari kerja agar lebih sesuai dengan kebutuhan dunia usaha.
Ia berharap pada penyelenggaraan Job Fair berikutnya jumlah pelamar yang memenuhi persyaratan administrasi dapat meningkat sehingga peluang masyarakat memperoleh pekerjaan juga semakin besar.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans ) Kukar, Dendy Irwan Fahriza, menjelaskan sebanyak 20 perusahaan berpartisipasi dalam Job Fair tahun ini.
Perusahaan tersebut berasal dari berbagai sektor, mulai dari pertambangan, perkebunan, jasa penyedia tenaga kerja, ritel, pembiayaan, jasa komunikasi, penyediaan makanan hingga penjualan kendaraan.
Ia mengatakan, seluruh peserta yang lolos seleksi administrasi akan mengikuti tahapan walk-in interview selama dua hari sebelum hasilnya diumumkan pada hari kedua pelaksanaan kegiatan.
“Sebanyak 196 pencari kerja yang lolos pemberkasan akan mengikuti walk-in interview selama dua hari. Insya Allah pada tanggal 15 Juli, setelah proses wawancara ditutup pukul 15.30, kita akan mengumumkan hasil dari 20 perusahaan yang melakukan wawancara selama dua hari ini,” jelasnya.
Dendy mengatakan, sekitar 80 persen hasil wawancara akan diumumkan pada hari tersebut. Namun peserta yang dinyatakan lolos masih harus melalui tahapan lanjutan sesuai mekanisme masing-masing perusahaan, termasuk pemeriksaan kesehatan atau medical check-up (MCU) sebelum ditempatkan di lokasi kerja.
“Paling tidak pengumuman wawancara itu sekitar 80 persen. Setelah itu masih ada tahapan lanjutan yang harus dijalani sesuai ketentuan perusahaan, termasuk medical check-up. Karena itu para pencari kerja harus menjaga kesehatan mereka sebelum nantinya ditempatkan di site perusahaan,” pungkasnya. (ltf/fdl)









