KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Kabupaten (Kukar) Kutai Kartanegara (Kukar) resmi meluncurkan Arbizz Space dan aplikasi KukarGo di kawasan Taman Pujasera Tenggarong, pada Sabtu malam (3/10/2026).
Peluncuran tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 dan Hari UMKM Nasional ke-10.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengatakan Arbizz Space dibangun sebagai ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk mengembangkan usaha sekaligus menjadi tempat rekreasi dan aktivitas masyarakat.
Menurutnya, sebanyak 58 tenan telah disiapkan di kawasan tersebut dan seluruhnya telah terisi oleh pelaku UMKM. Bahkan, sejumlah pelaku usaha yang mengisi tenan tidak hanya berasal dari Tenggarong, tetapi juga dari sejumlah kecamatan lain di Kukar.
“Kita bangun atau kita persembahkan untuk UMKM yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara. Alhamdulillah tenan yang kita siapkan di sini sebanyak 58 tenan sudah penuh semua,” ujarnya.
Ia berharap tingginya kunjungan masyarakat ke Arbizz Space dapat dipertahankan setiap sore maupun malam. Dengan demikian, aktivitas kawasan tersebut diharapkan turut meningkatkan pendapatan para pelaku UMKM.
Aulia juga menyebut Arbizz Space ke depan tidak hanya menjadi pusat kuliner dan aktivitas ekonomi, tetapi juga dapat berkembang sebagai ruang rekreasi dan budaya.
Pemerintah daerah berencana menghadirkan berbagai pertunjukan budaya, seperti tari-tarian, di panggung kawasan tersebut.
“Kita berharap Arbizz Space ini betul-betul menjadi space untuk hub-nya orang, hub-nya warga masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara untuk kegiatan rekreasi, budaya, dan bisnis,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kukar, Muhammad Reza, mengatakan Arbizz Space sebenarnya telah beroperasi sekitar satu bulan sebelum diresmikan.
Dari 58 tenan yang tersedia, seluruhnya telah memiliki kontrak, sementara 54 tenan saat ini sudah aktif beroperasi dan empat lainnya masih dalam tahap rehabilitasi.
Reza menyebut seluruh tenan tersebut diisi oleh UMKM lokal Kukar. Bahkan, terdapat pelaku UMKM dari Kecamatan Kembang Janggut yang ikut membuka usaha di Arbizz Space.
“Dari 58 tenan yang ada di sini itu semua sudah berkontrak. Memang saat ini yang beroperasi itu ada 54 tenan. Empat tenan masih dalam rehab,” jelasnya.
Selain Arbizz Space, peluncuran malam itu juga ditandai dengan diperkenalkannya KukarGo sebagai etalase digital bagi UMKM di Kukar.
Platform tersebut melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang memiliki program pembinaan UMKM, di antaranya Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pariwisata, Dispora, serta Disnaker.
Bupati Aulia menjelaskan, KukarGo diharapkan dapat menjadi penghubung antara penjual dan pembeli. Salah satu keunggulan yang ditawarkan adalah tidak adanya potongan transaksi bagi penjual.
“Kita berharap ke depan kita bisa membangun dan menyempurnakan hub-nya, kita punya aplikasi sendiri,” ungkapnya.

Aulia mengungkapkan, Pemkab Kukar juga tengah menjajaki pengembangan sistem pembayaran khusus untuk KukarGo. Dalam hal ini, pemerintah daerah telah menyampaikan rencana kerja sama kepada Bankaltimtara agar dapat mendukung pengembangan sistem pembayaran digital tersebut.
Di sisi lain, Reza optimistis Arbizz Space dapat berkembang menjadi salah satu ikon baru Tenggarong. Selain lokasinya yang strategis dan mudah terlihat dari kawasan jembatan, pengelola juga menyiapkan berbagai kegiatan dan event secara berkala untuk menjaga kawasan tetap ramai.
“Ke depannya ini menjadi salah satu ikonnya Tenggarong. Jadi orang ke sini bukan hanya ke museum dan Pulau Kumala, tetapi juga ini menjadi salah satu destinasi wisata bersamaan dengan pusat kulinernya,” pungkasnya. (ltf/fdl/adv)









