Home / Advertorial / Pemerintah / Politik

Jumat, 20 Oktober 2023 - 07:53 WIB

Wakil Ketua DPRD Tegaskan Kaltim Harus Bisa Swasembada Pangan

Muhammad Samsun - Wakil Ketua DPRD Kaltim

Muhammad Samsun - Wakil Ketua DPRD Kaltim

KALIMANTAN TIMUR, eksposisi.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), sedang gencar melakukan upaya agar bisa swasembada pangan, di Provinsi yang akan menjadi Ibu Kota Nusantara (IKN) ini.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun menegaskan Provinsi Kaltim harus bisa swasembada pangan, karena memiliki lahan yang cukup luas dan bisa dimanfaatkan maksimal,  tentunya dengan dukungan pemerintah dan sarana prasarana yang memadai.

“Ketahanan pangan adalah masalah mati hidupnya sebuah bangsa, ini bukan masalah sepele, tapi betul-betul masalah mendasar dan krusial,” tegas Muhammad Samsun.

Ia mengatakan, ada dua hal yang paling dikhawatirkan di dunia, yakni krisis pangan dan krisis energi. Oleh karena itu, Indonesia tidak bisa lagi bergantung pada impor bahan pangan dari negara lain.

Baca Juga :  Potensi Pertanian Dalam Arti Luas di Kecamatan Loa Kulu Jadi Modal Sambut IKN

Karena menurutnya, negara lain juga mengalami keterbatasan dan pasti akan mengutamakan produk pertaniannya untuk kebutuhan dalam negeri.

Ia mencontohkan program food estate yang dilakukan di Kaltim sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan swasembada pangan.

“Kaltim ini tanah surga. Luas dan subur. Food estate itu bukan hanya menanam padi, tapi juga tanaman pokok pengganti nasi, seperti talas, singkong, dan lain-lain. Ini dilakukan secara sistematis dan menyeluruh,” katanya.

Ia mengungkapakan, untuk mendukung hal tersebut setiap kader PDI-P diwajibkan untuk menanam sembilan tanaman pokok di lahan yang tersedia. Hal ini dilakukan di saat yang lain sedang memikirkan bagaimana menang pemilu.

“Kami tidak hanya berpikir tentang politik, tapi juga tentang kesejahteraan rakyat. Kami mengingat pesan Bung Karno, bahwa masalah pangan adalah masalah nasional,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemindahan ASN ke IKN Masih Menunggu Perpres

Samsun juga mengapresiasi Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dan Kutai Kartanegara (Kukar) yang tercatat sebagai penyuplai bahan pangan terbesar di wilayah Kaltim dari 10 kabupaten/kota. Ia berharap potensi ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan membuat program yang fokus pada pertanian.

Menurutnya, petani-petani milenial harus ditumbuhkan. Modernisasi pertanian harus digenjot, di mana sarana prasarana pertanian harus terpenuhi oleh pemerintah.

“Selain itu, jangan sampai ada lagi alih fungsi lahan dari lahan pertanian ke lahan lain. Jangan sampai ada lagi petani kita yang beralih profesi,” tutupnya. (adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

DPRD Kukar Sepakati APBD Perubahan 2024 Sebesar Rp14,3 Triliun

Advertorial

Pertanggungjawaban Belanja Online CAKEP, Upaya BPKAD Evaluasi ATKP dan SP2D Online

Advertorial

Penuhi Indikator IDM, Desa Sidomukti Berhasil Mencapai Status Desa Mandiri

Politik

Frederick Erwin bin Ismail Thomas Berikan Bantuan 3 Ton Beras Kepada Warga Kecamatan Muara Pahu

Peristiwa

SBY Bermimpi Naik Kereta Bersama Jokowi dan Megawati, Tiket Perjalanan Dibayari Presiden ke-8 RI

Politik

Tokoh Pemuda Kubar Frederick Edwin Berikan Bantuan 6,9 Ton Beras Kepada Masyarakat di Kecamatan Tering

Advertorial

Upaya Pencegahan DBD, Dinkes Kukar Siapkan 3.000 Dosis Vaksin untuk 1.500 Pelajar SD

Advertorial

Desa Margahayu Kecamatan Loa Kulu Berpotensi Tambah Swasembada Pangan di Kukar