Home / Advertorial / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan / Serba Serbi

Selasa, 24 Oktober 2023 - 20:36 WIB

Disdikbud Kukar Ajak Masyarakat Ikut Berperan Majukan Kebudayaan, 10 Objek Pemajuan Kebudayaan Ditetapkan

Kue tradisional khas Kutai, Jenderal Mabok yang masuk dalam 10 OPK (Istimewa)

Kue tradisional khas Kutai, Jenderal Mabok yang masuk dalam 10 OPK (Istimewa)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengajak seluruh masyarakat dapat memajukan bidang kebudayaan.

Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Aprilian Noor melalui Pamong Budaya Ahli Muda, Pembinaan Sejarah Lokal dan Pelestarian Budaya Daerah, Disdikbud Kukar, M Agus Syarifudin mengatakan, yang dilakukan Disdikbud Kukar ini merupakan implementasi UU nomor 5 tahun 2017 terkait pemajuan kebudayaan.

“Pemajuan kebudayaan ini sebenarnya bukan tugas pemerintah saja tetapi juga dari masyarakat yang ikut berperan aktif melestarikan kebudayaan danĀ  kearifan lokal,” kata M Agus Syarifudin, pada Selasa (24/10/2023).

Ia menjelaskan, unsur dalam memajukan kebudayaan tersebut terdapat dalam 10 Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) yang sudah ditetapkan. Diantaranya adalah tradisi lisan, manuskrip, teknologi tradisional, seni, ritus, permainan rakyat, pengetahuan tradisional, olahraga tradisional, bahasa dan adat istiadat.

Baca Juga :  Pemekaran Desa di Sangatta Utara Kembali Mencuat, Didukung Salah Satu Anggota DPRD Kutim

“Misalnya ada manuskrip, ada banyak lembaran sejarah yang harus dilestarikan. Bisa kita digitalisasi dan usulkan sebagai warisan budaya,” jelasnya.

Selain itu untuk pengetahuan tradisional bisa berupa hasil dari buah karya pribumi, seperti mandau, tombak dan peralatan lainnya.

“Ini sebuah pengetahuan tradisional dari karya manusia, kuliner juga begitu, kita ada makanan khas seperti kue temu kunci dan jenderal mabuk,” ktatanya.

Baca Juga :  7 Perusahaan Turut Berpartisipasi Membantu Pembangunan Taman Kota di Tenggarong

Harapannya dengan semakin berkembangnya jaman dan teknologi, 10 OPK ini juga bisa ikut dilestarikan oleh masyarakat bersama Disdikbud Kukar. Apalagi Kabupaten Kukar sebagai salah satu lokasi dan mitra Ibu Kota Nusantara (IKN) dan memiliki destinasi wisata serta kebudayaan yang berpotensi untuk dikembangkan dan dilestarikan.

“Selain 10 tadi, ada satu lagi yang termasuk didalam OPK, yakni cagar budaya. Untuk itu kami mengajak seluruh masyarakat Kukar agar berpartisipasi dalam melestarikan kebudayaan yang ada ditempat kita sendiri,” tutupnya. (adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Kecamatan Tenggarong Seberang Ditetapkan Sebagai Pilot Project Pertanian Berbasis Kawasan

Advertorial

Pemkab Kutim Raih Penghargaan Anugerah Meritokrasi dari KASN Berkat Sistem Merit Dalam Pembinaan Kepegawaian

Advertorial

Ketua DPRD Kukar Sementara Dukung Kebijakan Bupati Terkait Penghapusan Status Desa Tertinggal

Advertorial

SDN 010 dan 011 Muara Muntai Mendapat Bantuan Biaya Peningkatan Bangunan Gedung

Pemerintah

Ketua DPRD Kukar Tegaskan Pembayaran Utang Tak Boleh Kesampingkan Gaji Pegawai

Pemerintah

TIFAF 2022 akan Digelar Juli, Didukung Langsung Kemeparekraf RI

Advertorial

Sekda Kukar Pimpin Apel Siaga Petugas Pengamanan Pemilu 2024

Bisnis

Menteri Keuangan Beri Solusi Bagi Pemda yang Kekurangan Uang, Berutang ke Pemerintah Pusat