Home / Advertorial / Pemerintah / Politik

Kamis, 22 Agustus 2024 - 19:13 WIB

Anggota DPRD Kutim Dorong Peningkatan Peluang Kerja untuk Para Perempuan

Uci - Anggota DPRD Kutai Timur

Uci - Anggota DPRD Kutai Timur

KUTAI TIMUR, eksposisi.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Uci menyoroti pentingnya peningkatan peluang kerja dan pelatihan untuk perempuan di Kuitm. Menurutnya, meskipun banyak perempuan yang merasa cukup dengan berperan sebagai ibu rumah tangga, namun ada juga yang ingin lebih aktif berkarir atau terlibat dalam organisasi perempuan.

“Kembali ke diri masing-masing, sebagai perempuan ada yang merasa cukup di rumah saja, mengurus keluarga, tapi ada juga yang ingin aktif dalam organisasi perempuan atau kegiatan lainnya,” ujar Uci kepada awak media saat ditemui di DPRD Kutim, pada Kamis (22/08/2024).

Uci juga mengungkapkan bahwa masih ada kendala bagi perempuan yang ingin bekerja di sektor formal, terutama di perusahaan.

“Ada yang menghubungi saya melalui WhatsApp, meminta bantuan untuk mencari pekerjaan di perusahaan. Tapi kita tahu, peluang kerja untuk perempuan di perusahaan sangat minim, biasanya hanya di bagian administrasi atau kantor,” jelasnya.

Baca Juga :  DPRD Kukar Tindaklanjuti Keluhan Warga Warung Panjang Tahura Bukit Soeharto yang Tak Pernah Tersentuh Listrik PLN

Dirinya berharap pemerintah daerah dapat lebih serius dalam memikirkan cara untuk membuka peluang yang lebih luas bagi perempuan, agar mereka bisa lebih berinteraksi dan berkontribusi dalam berbagai bidang.

“Saya harap pemerintah sekarang ini memikirkanlah peluang-peluang bagi perempuan, agar bisa lebih berinteraksi dan berkontribusi di berbagai bidang,” tambahnya.

Salah satu usulan yang disampaikan oleh Uci adalah penyelenggaraan pelatihan dan bimbingan teknis (bimtek) yang khusus dirancang untuk mengembangkan potensi perempuan di Kutai Timur.

“Mungkin bisa diadakan pelatihan-pelatihan atau bintek mengenai apa yang bisa perempuan kembangkan di sini, di Kutai Timur,” ujarnya.

Selain itu, Anggota fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam dewan itu mendorong para ibu rumah tangga untuk memanfaatkan teknologi dalam mengembangkan usaha kecil dan menengah (UMKM).

Ia menyebutkan bahwa banyak pelaku usaha kecil yang berhasil memasarkan produknya melalui media sosial, seperti Instagram, tanpa harus keluar rumah.

Baca Juga :  Terkait Akses Ekstrem Jembatan Gantung di Marangkayu, Pemkab Kukar Tak Ingin Membangun Fasilitas Umum di Kawasan Hutan Lindung

“Saya menyarankan para ibu rumah tangga untuk melakukan UMKM. Kita lihat di media sosial, seperti Instagram dan lainnya, banyak pelaku usaha kecil yang memasarkan usahanya secara online. Itu pun sekarang dimudahkan dengan adanya layanan kurir, jadi tidak harus mengantar sendiri,” jelasnya.

Menurutnya, dengan dukungan teknologi dan pelatihan yang tepat, perempuan di Kutai Timur bisa lebih mandiri secara ekonomi dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah.

“Dengan teknologi dan pelatihan yang tepat, saya yakin perempuan di Kutai Timur bisa lebih mandiri secara ekonomi,” tuturnya.

Pihaknya berharap, pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah konkret untuk mendukung perempuan dalam mengembangkan potensi mereka, baik melalui peningkatan peluang kerja maupun pelatihan-pelatihan yang relevan.

“Saya berharap pemerintah daerah bisa segera mengambil langkah konkret untuk mendukung perempuan dalam mengembangkan potensi mereka,” tutupnya. (adv/dprd/kutim)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Pemkab Kutim Gandeng Hijabers Community, Khitan Bahagia Sukses Digelar

Advertorial

Dispora Kukar Menggelar LKBB Kartanegara Kaltim Open 2025, Sebagai Sarana Pengembangan Pemuda

Advertorial

Disdikbud Kutim Akan Terapkan Pembelajaran Kitab Suci pada Jenjang SD, 5 Sekolah Jadi Pilot Project

Pemerintah

Gerak Cepat Pemkab Kukar Tangani Karhutla, Perkuat Jejaring Swasta dan Koordinasi di Tingkat Kecamatan

Advertorial

Kepala DPMDes Kutim Ingatkan Kades yang Baru Dilantik Bisa Menjalankan Tugas dengan Baik

Advertorial

Fraksi Nasdem DPRD Kutim Tegaskan RAPBD 2025 Harus Disusun dengan Ketentuan Hukum

Ekonomi

Kunjungi Kota Samarinda, Presiden Jokowi Tinjau Kebutuhan Pokok di Pasar Merdeka

Advertorial

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Minta Seluruh RSUD Tingkatkan Program Sisrute dan SIMRS