Home / Advertorial / Pemerintah

Kamis, 14 November 2024 - 09:18 WIB

DPPKB Gandeng Camat se-Kutim Melakukan Orientasi Lapangan di BKKBN NTB

DPPKB Kutim kunjungi BKKBN NTB

DPPKB Kutim kunjungi BKKBN NTB

KUTAI TIMUR, eksposisi.com – Dalam upaya mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutim menggandeng sejumlah camat untuk melakukan orientasi lapangan di Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Nusa Tenggara Barat (NTB). Kunjungan yang berlangsung pada Senin, (11/11/2024), ini bertujuan mempelajari langkah-langkah efektif yang telah berhasil diterapkan NTB dalam menekan angka stunting.

Kepala DPPKB Kutim, Achmad Junaidi B, mengungkapkan bahwa studi lapangan ini tidak hanya dimaksudkan untuk mengamati praktik-praktik terbaik, tetapi juga sebagai dasar dalam menyusun langkah konkret yang akan diterapkan di Kutim.

Baca Juga :  Polres Kukar Siapkan 348 Personel Gabungan Untuk Pengamanan Operasi Ketupat Mahakam 2026

“Setelah melihat penerapan di lapangan, kami akan segera merancang tindak lanjut yang melibatkan camat sebagai ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di tingkat kecamatan, sementara DPPKB akan berperan sebagai sekretariat TPPS di tingkat kabupaten,” jelas Achmad.

Ia mengungkapkan, DPPKB Kutim akan mengadopsi sejumlah strategi yang diterapkan oleh BKKBN NTB. Namun, ia juga menekankan pentingnya adaptasi, mengingat kondisi di Kutim berbeda dengan NTB.

“Kami akan menggunakan strategi yang sesuai dengan kebutuhan di Kutim. Sedangkan yang belum relevan akan kami evaluasi untuk program-program masa depan,” jelasnya.

Baca Juga :  Dispora Kukar Memfokuskan Program Pengembangan Kewirausahaan Bagi Pemuda

Salah satu fokus utama dari kunjungan ini adalah pemanfaatan data risiko stunting pada tingkat kecamatan. Data yang diperoleh akan menjadi fondasi dalam menyusun program-program penurunan stunting yang lebih tepat sasaran.

Menurut Achmad, pendekatan berbasis data ini menjadi krusial untuk memastikan upaya penanganan yang dilakukan benar-benar efektif.

“TPPS tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Kami harap keberadaan TPPS tidak hanya sebagai struktur formal, tetapi harus aktif hingga di tingkat kecamatan dan desa. Setiap anggota TPPS perlu memahami tugas pokok dan fungsinya, agar upaya penurunan stunting berjalan optimal,” jelasnya. (adv/pemkab/kutim)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Camat Loa Kulu Minta Para Ketua RT Serius Menjalankan Tugas Selama Melayani Masyarakat

Advertorial

Wakil Ketua DPRD Kutim Gelar Local Market Dukung Pengembangan Ekonomi Kreatif

Advertorial

Ketua DPRD Kaltim Soroti Persoalan APBD 2022, Tingginya Silpa Diharapkan Tak Lagi Terjadi

Pemerintah

Waspadai Malaria di Kawasan IKN, Sejumlah Upaya Pencegahan Dilakukan

Advertorial

Pemkab Kukar Menggelar Rakordal Evaluasi RKPD 2022 untuk Memastikan Kegiatan Pembangunan Sesuai Target

Advertorial

Satpol PP Sosialisasikan Perda Nomor 5 Tahun 2013 Kepada Para Ketua RT di Tenggarong

Infrastruktur

Gubernur Isran Noor Resmikan Jembatan Senilai Rp177 Miliar di Kukar

Advertorial

Proses Seleksi Beasiswa Kukar Idaman Tahap I Tahun 2025 Ditaget Rampung Akhir Mei