Home / Advertorial / Pemerintah / Politik

Rabu, 7 Agustus 2024 - 22:42 WIB

Anggota DPRD Kutim Ingatkan Masyarakat Tentang Bahaya Konsumsi Makanan Berlebihan untuk Kesehatan Ginjal

Novel Tyty Paembonan - Anggota DPRD Kutai Timur

Novel Tyty Paembonan - Anggota DPRD Kutai Timur

KUTAI TIMUR, eksposisi.com – Gagal ginjal memang bisa menjadi sebagai salah satu penyakit yang berbahaya apabila tidak ditangani serius. Meski kebanyakan kasus tersebut berdampak pada orang lanjut usia, penyakit ini juga banyak terjadi pada anak-anak.

Menurut Anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Novel Tyty Paembonan, mengatakan bahwa penyakit gagal ginjal bisa terjadi pada anak-anak melalui penyakit turunan dari keluarga. Sehingga anak yang baru lahir secara tidak langsung terdampak penyakit tersebut.

“Selain dari penyakit turunan, ada juga yang namanya dapatan, nah yang dimaksud dapatan ini adalah, setelah dia lahir terkena dari lingkungan sekitar. Maksudnya bisa terkontaminasi dari makanan,” ungkap Novel, saat ditemui awak media, di Kantor DPRD Kutim, Senin (06/08/2024).

Baca Juga :  Anggota DPRD Pastikan Pembangunan Kawasan Kukar yang Masuk Delineasi IKN Masih Tetap Dilakukan

Selain itu, Novel juga menjelaskan bahwa mengonsumsi makanan secara berlebihan merupakan salah satu penyebab gagal ginjal, tak hanya itu, mengonsumsi minuman yang sangat manis dan bersoda sangat berbahaya bagi ginjal dan harus dihindari oleh masyarakat.

“Mengonsumsi makanan berlebihan bisa menjadi bisa menjadi penyebabnya juga, apalagi minuman yang bersoda dan manis, bisa diminum asalkan jangan secara terus menerus,” jelasnya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kutim Ungkap Bahwa Pemprov Kaltim Memiliki Program Penyediaan Air Bersih

Legislator dari Partai Gerindra itu mengungkapkan bahwa, pemerintah melarang pembuatan iklan jualan makanan dan minuman manis. Hal ini bertujuan mencegah terjadinya gagal ginjal pada anak diusia dini.

“Sekarang itu pemerintah (PP) sedang melarang mempublikasikan atau mempromosikan makanan yang sangat manis. Itu merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mencegah terkenanya batu ginjal anak diusia dini,” pungkasnya. (adv/dprd/kutim)

Share :

Baca Juga

Infrastruktur

PUPR Kebut Pengerjaan Jalan Penghubung Kaltim-Kalbar, 2024 Sudah Bisa Dirampungkan

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Soroti Kurangnya Niat Kerja Sejumlah Pegawai di Lingkungan OPD

Advertorial

Tingkatkan Peran Orang Tua Disdikbud Kukar Menggelar Kegiatan Parenting

Olahraga dan Kesehatan

Dispora Kukar Siasati Keterbatasan Anggaran Jelang Agenda Olahraga 2026

Advertorial

10 Unit Kendaraan Pengangkut Sampah Diberikan Bagi Sejumlah Desa di Kota Bangun Darat

Pemerintah

Pj Gubernur Kaltim Ingin Genjot Sektor Pertanian Sebagai Upaya Menjadi Wilayah yang Berdaulat

Advertorial

Peringati Hari Anti Korupsi se-Dunia, Pemkab Kutim Gelar Jalan Sehat Bersama Ribuan Peserta yang Hadir

Politik

Silaturahmi dan Halal Bihalal, Anggota Komisi II DPRD Kukar Serap Aspirasi Warga Muara Jawa