Home / Advertorial / Pemerintah / Politik

Selasa, 21 Mei 2024 - 10:52 WIB

Anggota DPRD Kutim Menegaskan Pentingnya Sosialisasi Jaminan Kesehatan Bagi Masyarakat

Novel Tyty Paembonan - Anggota DPRD Kutim

Novel Tyty Paembonan - Anggota DPRD Kutim

KUTAI TIMUR, eksposisi.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim), Novel Tyty Paembonan, mengingatkan kepada pemerintah, termasuk kepada instansi teknisnya, tentang pentingnya sosialisasi yang efektif terkait dengan fasilitas pemerintah, seperti BPJS Kesehatan gratis, agar benar-benar tersosialisasi hingga ke tingkat terbawah.

“Saya ingatkan kepada pemerintah, termasuk kepada teknisnya langsung seperti Dinas Sosial, coba ketika misalnya ada fasilitas pemerintah seperti BPJS Kesehatan gratis, itu benar-benar di sosialisasikan benar-benar mengakar sampai ke bawah,” ujarnya saat diwawancarai oleh rekan media di halaman kantor DPRD Kutim belum lama ini.

Novel menyarankan, bahwa jika pemerintah tidak memiliki waktu untuk menyosialisasikan langsung, dapat dilakukan melalui RT.

“Kalau tidak sempat langsungkan bisa melalui RT. Paling tidak Dinas Sosial Kesehatan yang tidak mampu kan tinggal panggil masing-masing camatnya, nanti camat yang memanggil masing-masing RT untuk mensosialisasikan di masing-masing desa,” tambahnya.

Baca Juga :  Pemkab Kukar Pastikan Program Perlindungan Pekerja Rentan Terus Berjalan

Ia menyoroti kondisi di mana masyarakat mungkin sakit tiba-tiba dan dirawat, namun mereka tidak mengetahui tentang adanya fasilitas BPJS dari pemerintah.

“Bagaimana kalau masyarakat tiba-tiba sakit dan dirawat tapi masyarakat tidak tahu kalau ada fasilitas BPJS dari pemerintah?” tanyanya.

Dr. Novel menekankan bahwa jika anggaran untuk jaminan kesehatan terbatas, pemerintah harus menambahnya.

“Kalaupun anggarannya kurang, maka kita akan tambah. Intinya, kita harus benar-benar memberikan jaminan layanan kesehatan itu bagi warga yang tidak mampu dengan uang rakyat,” jelasnya.

Menurutnya, akses terhadap layanan kesehatan haruslah menjadi hak setiap warga negara, terutama mereka yang tidak mampu secara finansial.

Baca Juga :  UMK Kukar 2026 Diusulkan Naik 5,99 Persen Jadi Rp3,99 Juta

“Kesehatan adalah hak asasi manusia. Oleh karena itu, layanan kesehatan harus dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat, tanpa terkecuali,” tambahnya.

Anggota komisi C itu juga menegaskan, bahwa upaya untuk meningkatkan kesadaran akan jaminan kesehatan harus terus dilakukan.

“Sosialisasi dan edukasi tentang jaminan kesehatan harus berkelanjutan dan terus-menerus dilakukan. Kita harus memastikan bahwa setiap warga tahu hak-hak mereka terkait dengan kesehatan,” tegasnya.

Dengan harapan, seluruh warga Kutim memperoleh akses yang mudah terhadap layanan kesehatan yang berkualitas.

” Saya harap setiap warga Kutai Timur dapat memperoleh akses yang mudah dan merata terhadap layanan kesehatan yang berkualitas, sesuai dengan prinsip dasar dari program jaminan kesehatan,” tutupnya. (adv/dprd/kutim)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Bupati Pimpin Pengambilan Sumpah Janji Ratusan ASN dan Penyerahan SK Puluhan PPPK

Advertorial

Anggota Komisi A DPRD Kutim Berharap Seluruh Proyek Pembangunan APBD Perubahan Terealisasi Sepenuhnya

Advertorial

Bupati Kukar Minta OPD Lahirkan Inovasi Setiap Tahun untuk Meningkatkan Kualitas Layanan

Advertorial

Atasi Permasalahan Pertanian Desa Loh Sumber, Dinas PU Kukar Bangun Jaringan Irigasi

Advertorial

Bupati Kukar Resmikan Bus Idamanku, Upaya Berikan Pelayanan Angkutan Umum Berstandar

Advertorial

Pemerintah Pusat Setujui Pembangunan Jembatan di Kecamatan Sebulu

Advertorial

DPRD Kutim Menggelar Rapat Paripurna Tentang Penyampaian Nota Pengantar Pemerintah Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2024

Pemerintah

Peringatan Hardiknas 2026, Bupati Kukar Tekankan Pemerataan Pendidikan