Home / Advertorial / Pemerintah

Selasa, 12 November 2024 - 12:52 WIB

Anggota DPRD Kutim Soroti Keefektifan Bimtek yang Digelar Pemkab

Julfansyah - Anggota DPRD Kutai Timur

Julfansyah - Anggota DPRD Kutai Timur

KUTAI TIMUR, eksposisi.com –  Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim), Julfansyah, mengungkapkan keprihatinannya terhadap seringnya pemerintah daerah menggelar bimbingan teknis (bimtek) yang dianggapnya tidak efektif.

Dalam pernyataannya, ia menilai bahwa kegiatan bimtek yang dilakukan pemerintah saat ini justru membingungkan dan terkesan hanya untuk menghabiskan anggaran.

“Pemerintah sekarang sana sini bimtek, itu kebingungan menghabiskan duit,” ujarnya.

Julfansyah menjelaskan bahwa sebelumnya tidak ada program bimtek untuk Linmas (Perlindungan Masyarakat) dan RT (Rukun Tetangga).

“Dulu itu tidak ada Linmas bimtek, RT bimtek, sekarang semuanya bimtek. Jadi, disitu pemerintah bukan gagal, hanya saja sayang juga uang ini,” keluhnya.

Ia merasa bahwa anggaran yang seharusnya digunakan untuk program-program yang lebih bermanfaat justru terbuang sia-sia. Pihaknya juga menyoroti bahwa banyaknya bimtek yang diadakan tidak selalu berbanding lurus dengan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Baca Juga :  24 Tim Relawan Pemadam Kebakaran Mengikuti Lomba Ketangkasan

“Duit ini terlalu banyak di Kutai Timur sehingga pemerintah bingung untuk menghabiskan anggaran. Ini harus menjadi perhatian serius,” tegas Julfansyah.

Menurutnya, pemerintah seharusnya lebih fokus pada program-program yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Julfansyah menambahkan bahwa pengelolaan anggaran yang baik sangat penting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan dapat memberikan dampak positif.

“Kami di DPRD ingin melihat anggaran digunakan untuk hal-hal yang lebih produktif, bukan hanya untuk kegiatan yang tidak jelas manfaatnya,” ujarnya.

Ia juga mengajak pemerintah untuk melakukan evaluasi terhadap kegiatan bimtek yang selama ini dilaksanakan.

Baca Juga :  Bupati Kukar Minta OPD Lahirkan Inovasi Setiap Tahun untuk Meningkatkan Kualitas Layanan

“Kami berharap agar pemerintah dapat meninjau kembali efektivitas dari setiap bimtek yang diadakan. Apakah benar-benar memberikan manfaat atau hanya sekadar formalitas?” tanyanya.

Lebih lanjut, Julfansyah mengusulkan agar anggaran yang dialokasikan untuk bimtek bisa dialihkan ke program-program yang lebih mendesak.

“Misalnya, alokasikan dana untuk peningkatan infrastruktur atau program pemberdayaan masyarakat yang lebih langsung menyentuh kehidupan warga,” ucapnya.

Ia mengingatkan bahwa tujuan utama dari penggunaan anggaran adalah untuk kesejahteraan masyarakat.

“Kita harus memastikan bahwa setiap kegiatan yang dilakukan pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, bukan hanya untuk menghabiskan anggaran,” pungkasnya. (adv/dprd/kutim)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Program 150 Juta per RT Mulai Berjalan Tahun 2026, Difokuskan untuk Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di Kukar

Advertorial

Ketua DPRD Kaltim Berharap Penyaluran Dana Bisa Merata ke Daerah, Terutama Sektor Pendidikan

Advertorial

Pemkab Kukar Terus Berupaya Tingkatkan Status Desa, Salah Satunya Menghadirkan Perbankan Secara Merata

Advertorial

Bupati Kukar Pimpin Upacara Peringatan Hari Guru Nasional yang Diikuti 9 Daerah

Advertorial

Komisi IV DPRD Kukar Sidak ke SDN 008 Muara Badak, Gedung Sekolah dan Rumah Guru Memprihatinkan

Advertorial

Disdikbud Kukar Gelar Gladi Bersih ANBK, Pastikan Kesiapan Infrastruktur dan Jaringan

Advertorial

Anggota DPRD Kutim, Faizal Rachman Dukung Pemekaran DOB Sangkulirang

Advertorial

Ringankan Beban Masyarakat, Wakil Ketua II DPRD Kutim Apresiasi Operasi Pasar Murah di Bengalon