Home / Advertorial / Pemerintah / Politik

Senin, 13 November 2023 - 17:42 WIB

Anggota DPRD Kaltim Soroti Pentingnya Penggunaan E-Katalog Dalam Pengadaan Barang dan Jasa

Encik Wardani - Anggota DPRD Kaltim

Encik Wardani - Anggota DPRD Kaltim

KALIMANTAN TIMUR, eksposisi.com – Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Encik Wardani menyoroti pentingnya penggunaan E-katalog  sebagai alat utama dalam pengadaan barang dan jasa. Terutama bagi pemerintah daerah dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Menurutnya, langkah ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dalam proses pembelian, serta memberikan peluang yang lebih adil bagi para pelaku UMKM.

Meskipun pemerintah telah berupaya memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM agar dapat berintegrasi dengan E-katalog, Encik sapaan akrabnya menganggap, masih ada ruang untuk perbaikan dalam memaksimalkan pemanfaatan sistem ini.

Karena, masih ada sebagian besar pelaku UMKM yang belum sepenuhnya mampu mengoperasikan e-katalog dengan baik. Ia melihat hal ini sebagai tantangan yang harus diatasi agar E-katalog dapat menjadi tren yang lebih meluas.

Baca Juga :  Anggota DPRD Kutim Prihatin Terkait Penempatan Jabatan di OPD yang Tidak Transparan

“Menurut saya, pemanfaatan E-katalog ini masih jauh dari optimal. Banyak pelaku UMKM yang belum bisa menggunakannya dengan baik secara teknis. Ini adalah tantangan bagi kita semua. Bagaimana kita bisa membuat E-katalog menjadi lebih populer dan mudah digunakan,” kata Encik Wardani.

“Dari mencari jasa cleaning service hingga barang-barang yang dibutuhkan, semuanya dapat diakses dengan sekali klik. Ini perlu ditingkatkan secara masif,” sambungnya.

Pemanfaatan E-katalog memiliki potensi untuk memungkinkan entitas pemerintah dan pelaku UMKM untuk membeli barang dan jasa dengan lebih efisien, transparan, dan terstruktur.

Baca Juga :  Anggota DPRD Kutim Dorong Pemkab Agar Prioritaskan Aliran Listrik di Sejumlah Desa

Namun, masalah teknis dan keterbatasan pengalaman dalam penggunaan teknologi masih menjadi hambatan bagi sebagian pelaku UMKM. Untuk mengatasi kendala ini, ia menekankan perlu adanya pendampingan.

“Masalahnya, sebagian besar pelaku UMKM dan swasta belum memiliki keterampilan teknis yang diperlukan. Mereka membutuhkan bimbingan, setidaknya dalam beberapa persen awal. Ini adalah proses pembelajaran yang perlu dilalui,” jelasnya.

Dia juga menegaskan, bahwa program bimbingan bagi para pelaku UMKM ini perlu bersifat continue atau secara berkelanjutan.

“Namun, program ini harus terus disuarakan dan didorong agar semakin banyak pelaku UMKM yang dapat memanfaatkan E-katalog dengan baik,” tutupnya. (adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Wabup Kukar Datangi Lokasi Kebakaran di Desa Sumber Sari, Berikan Bantuan Kapada Korban

Advertorial

Asisten I Setkab Kukar Menjadi Narasumber Bimtek Anggota Satlinmas se-Kaltim

Advertorial

Pemkab Kukar Tetapkan 6 Kecamatan Jadi Pilot Project Pertanian Berbasis Kawasan Modern

Advertorial

Potensi Lahan Pertanian Belum Optimal, Desa Tanjung Batu Butuh Dukungan Pemkab Kukar

Advertorial

SMPN 6 Tenggarong Tingkatkan Kompetensi Guru, Untuk Jadikan Sekolah Sehat dan Ramah Anak

Bisnis

Disperindag Kukar Masih Mencari Pengelola Tangga Arung Square, Kolaborasi dengan Pedagang Jadi Solusi Sementara

Advertorial

Fraksi AKB DPRD Kutim Soroti Alokasi Anggaran Daerah

Pemerintah

Respon Ketua DPRD Kukar usai Diminta Mundur oleh Gabungan Ormas