KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, menyampaikan apresiasi dan harapan besarnya terhadap terbentuknya kepengurusan baru PDI Perjuangan di tingkat Kabupaten dan Provinsi.
Aulia Rahman Basri Menanggapi terpilihnya Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kukar, serta Edi Damansyah sebagai Bendahara DPD PDI Perjuangan Kalimantan Timur (Kaltim).
Menurut Aulia, masuknya dua tokoh penting Kukar dalam struktur PDIP merupakan momentum politik yang positif. Ia menyebut kondisi ini membuka ruang kolaborasi yang lebih kuat dalam mendukung program pembangunan daerah.
Menurutnya pengurus baru PDIP Kukar membawa energi baru yang diharapkan dapat selaras dengan agenda pemerintah daerah.
“Harapan saya, saya sangat mengapresiasi dengan terpilihnya Wakil Bupati kami. Itu menurut hemat saya menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan partai politik menjadi salah satu faktor pendukung keberhasilan visi Kukar Idaman Terbaik.
Dengan posisi Wakil Bupati sebagai Ketua DPC, ia menilai komunikasi dan sinergi akan semakin mudah terbangun.
“Kita berharap kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mewujudkan Kukar Idaman Terbaik itu benar-benar bisa kita laksanakan,” jelasnya.
Ia menanggapi dinamika politik nasional yang menempatkan PDIP di luar pemerintahan pusat. Menurutnya, hal tersebut tidak memengaruhi hubungan kerja di tingkat daerah, apalagi dengan figur yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati.
Ia mengungkapkan bahwa dukungan PDIP terhadap program pembangunan semakin terlihat dengan adanya pernyataan resmi dari DPC. Hal ini menunjukkan kesiapan partai untuk bekerja bersama pemerintah daerah.
Ia pun menyambut baik komitmen PDIP Kukar yang ingin bergerak searah dengan kebijakan daerah.
“Tadi pagi saya membaca, pengurus DPC PDI Perjuangan siap mendukung program pemerintah, utamanya Kukar Idaman Terbaik. Nah, kita tentu menyambut baik hal ini,” pungkasnya. (ltf/fdl)










