Home / Advertorial / Pemerintah

Senin, 20 November 2023 - 18:58 WIB

BPBD Kutim Gelar Pendampingan Petugas JITUPASNA dan R3P

Khairunisanur - Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi

Khairunisanur - Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi

KUTAI TIMUR, eksposisi.com –  Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar Pendampingan Petugas. Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (JITUPASNA) dan Rencana Rehabilitasi dan Rekontruksi Pascabencana (R3P) pada Senin (20/11/2023) di hotel Royal Victoria, Sangatta, Kutim.

Ditemui usai membuka acara, Poniso Suryo Renggono mengatakan kegiatan ini adalah pengkajian pascabencana untuk penanggulangan kedepannya.

“Ketika nanti terjadi bencana lagi kita tidak bingung lagi mau mengurusnya, paling tidak sudah ada data awal dari bencana kemarin,” ucapnya.

Ia juga menjelaskan sebelumnya bencana tidak hanya terjadi di Sangatta saja melainkan ada di beberapa kecamatan.

“Pendamping ini tidak fokus di Sangatta saja tapi juga di wilayah dan kecamatan-kecamatan lain yang sering terjadi banjir jadi itulah diadakan pengkajian ini,” jelasnya

Baca Juga :  Sambangi Desa Melintang, Edi Damansyah Berikan Bantuan Rp150 Juta Untuk Rehabilitasi Masjid Al Ittihad

“Sehingga tidak ada lagi nanti lembaga daerah menyampaikan ini lambat dalam penanggulan banjir dan bencana lain,” sambungnya.

Ia mengharapkan kerja sama dengan BPBD dalam memaksimalkan penanggulan bencana.

“Semoga nanti bisa mempercepat langkah kedepan, jadi ketika ada bencana gak bingung lagi,” tuturnya.

Ditempat yang sama. Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi Khairunisanur, menyoroti terkait seringnya terjadi bencana alam di kabupaten Kutai Timur.  ia mengaku akan fokus terlebih dahulu terhadap penyusunan Jitupasna dan R3P.

“Itu nanti dasar kami untuk bekerja ketika terjadi bencana itu bisa jadi pacuan dengan skala yang sama, dan basis dasis penganggarannya,” ucapnya.

Baca Juga :  Atasi Minimnya Pelayanan Kesehatan, Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Dorong Pemerintah Tambah Rumah Sakit Baru

Tak hanya itu, ia juga menjelaskan ada beberapa titik lokasi yang berpotensi besar terkena bencana alam.

“Kalau untuk banjir di Sangatta Selatan dan Sangatta Utara di beberapa titik, kemudian juga di daerah bengalon, rantau pulung dan muara bengkal,” jelasnya

Dalam lanjutan Khairunisanur, “mungkin nanti kami tidak fokus di semua kecamatan namun kami nanti membuat peta kewilayahan bencanaan dan kami fokusnya yang memang setiap tahun ada kejadian,” sambungnya.

Ia menerangkan 90 persen yang mengakibatkan bencana itu karena kelakuan manusia sendiri. Jadi ada beberapa hal yang harus disosialisasikan kepada masyarakat. (adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Kemendikbudristek Menyerahkan Tiga Sertifikat WBTB Kepada Disdikbud Kukar

Pemerintah

Pemkab Kukar Siapkan Perbup Beasiswa dan Bantuan Pendidikan 2026

Bisnis

703 Pedagang Akan Diundi Secara Digital, Disperindag Kukar Terapkan Sistem Zonasi

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Sebut Pentingnya Transparansi Dalam Penyaluran Beasiswa

Advertorial

Anggota DPRD Tegaskan Pentingnya Pembentukan Desa Baru di Kutim untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

Pemerintah

Erau 2026 Dipastikan Tetap Digelar, Pemkab dan DPRD Kukar Komitmen Jaga Tradisi di Tengah Tekanan Fiskal

Pemerintah

Job Fair 2026 di Kukar Libatkan 20 Perusahaan, 1.176 Pelamar Hanya 196 yang Lolos Seleksi Administrasi

Bisnis

Pemkab Kukar Pastikan Stok Tabung Gas Elpiji 3 Kilogram Aman Jelang Lebaran