KUTAI TIMUR, eksposisi.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Timur (Kutim) menggelar pelatihan kebencanaan, yang diikuti Tim Reaksi Cepat (TRC) multi sektor dan organisasi kemasyarakatan dari 18 kecamatan di Kutim.
Agenda yang digelar di salah satu hotel di Sangatta Utara pada Kamis (9/11/2023), dibuka oleh Poniso Suryo Renggono selaku Asisten I Bidang Pemerintahan, mewakili Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman.
Dalam sambutannya, Asisten Setkab Kutim memberikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan TRC garapan BPBD Kutim itu. Dengan kehadiran TRC di seluruh kecamatan, menjadi modal awal untuk cepat tanggap dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana.
“Kepada seluruh peserta diharapkan dapat menyerap seluruh materi yang diberikan,” ucap Poniso Suryo Renggono.
Sementara itu, dalam laporan Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kutim, Muhammad Idris Syam melalui Kabid Kadalog BPBD Muhammad Naim, menjelaskan bahwa selain dari kecamatan ada pula peserta dari PMK, Tagana, Orari, Rapi, serta beberapa organisasi.
“Pada kesempatan ini kami mengajak seluruh peserta dapat memberikan masukan apa yang menjadi kendala berkaitan Kebencanaan, tanggap dalam mengambil putusan di TKP. Serta akan dibentuknya multi sektor TRC yang akan dituang dalam Perda,” ujarnya.
Ia mengakui, sinergi dalam penanganan kebencanaan tidak dapat terjadi secara dadakan. Oleh sebab itu, siaga sejak dini dapat dilakukan masyarakat melalui Tim Reaksi Cepat.
Pemateri pada pelatihan TRC yang dilaksanakan sehari itu, dari Tim Rescue KPC, terkait penanganan kebencanaan. (adv)










