Home / Infrastruktur / Pemerintah

Jumat, 21 November 2025 - 16:05 WIB

Bupati Kukar Serahkan Bantuan untuk Masjid di Desa Segihan, Tegaskan Penguatan Rumah Ibadah Jadi Prioritas Kukar Idaman Terbaik

Penyerahan bantuan untuk Masjid di Desa Segihan Kecamatan Sebulu (Latif)

Penyerahan bantuan untuk Masjid di Desa Segihan Kecamatan Sebulu (Latif)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menyerahkan bantuan untuk Masjid di Desa Segihan, Kecamatan Sebulu, pada Jumat (21/11/2025).

Bantuan tersebut merupakan dukungan dari Anggota DPR RI Budi Satrio, yang dinilai sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Kukar.

Aulia Rahman Basri pun menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar untuk terus berupaya memperkuat rumah ibadah dan pengurusnya.

“Hari ini kita menyerahkan bantuan dari Pak Budi Satrio ke masjid yang ada di Desa Sigihan. Ini sangat in line dengan program Kukar Idaman Terbaik, salah satunya penguatan rumah ibadah dan para ta’mir serta imam masjid,” ujar Aulia Rahman Basri.

Menurutnya, perhatian terhadap rumah ibadah bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga peningkatan kapasitas pengurus masjid. Ia menekankan bahwa hal ini menjadi prioritas selama masa kepemimpinannya.

Baca Juga :  Pendapatan Kukar Naik Jadi Rp7,21 Triliun pada Perubahan KUA-PPAS 2026, Namun Ruang Fiskal Tetap Terbatas

Ia menyebut posisi strategis Budi Satrio sebagai Ketua Fraksi Gerindra di DPR RI sekaligus keponakan Presiden RI membuka peluang besar bagi Kukar untuk memperkuat kemitraan dalam pembangunan.

“Dengan hubungan yang baik dengan Pak Budi Satrio, kita berharap pembangunan di Kutai Kartanegara yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat dapat terwujud, ” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga membeberkan rencana besar Pemkab Kukar dalam memperkuat legalitas tempat ibadah.

Pada tahun 2026, pemerintah menargetkan sekitar 700 masjid untuk masuk dalam program sertifikasi lahan, bekerja sama dengan Kementerian ATR/BPN.

Baca Juga :  Seleksi PPPK Dilaksanakan Bulan Juni, Sekda Kukar Ingin Pengangkatan Dilakukan Sesuai Ketentuan Undang-undang

“Kami sudah bicara dengan Bapak Menteri ATR/BPN. Program beliau menargetkan dua tahun untuk penyelesaian sertifikasi masjid. Ini penting agar masjid memiliki legalitas yang kuat,” tegasnya.

Selain sertifikasi, Pemkab Kukar juga terus melanjutkan program rehabilitasi masjid guna meningkatkan kenyamanan jemaah. Prioritasnya untuk masjid-masjid di kelurahan dan desa.

Ia menjelaskan bahwa di Kukar ada sekitar 2.000–3.000 masjid yang telah berdiri. Dengan jumlah 243 desa dan kelurahan dari 20 kecamatan, Pemkab Kukar akan memprioritaskan masjid-masjid besar yang tersebar di wilayah kelurahan dan desa.

“Bahkan di satu desa bisa ada dua sampai tiga masjid. Itu semua akan kita identifikasi dan kita prioritaskan lebih dulu,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Wabup Kukar Menggelar Open House di Pendopo Wakil Bupati pada Moment Idul Fitri

Advertorial

RPB yang Dibangun Pemkab Kukar di Desa Jonggon Membuat Petani jahe Kembali Bercocok Tanam

Advertorial

Desa Loa Pari Manfaatkan Lahan Bekas Tambang Menjadi Objek Wisata Danau

Advertorial

Ketua DPRD Kukar Berkomitmen Mendukung Upaya Penanggulangan Kemiskinan

Ekonomi

Polemik Iuran BPJS, Pemkab Kukar Berkomitmen Menjamin Biaya Kesehatan Seluruh Masyarakat

Advertorial

Ketua DPRD Kutim Soroti Kesenjangan Fasilitas Pendidikan Antara Kota dan Pedalaman

Advertorial

Bupati Kukar Meresmikan Embung Maluhu, Komitmen Pemerintah Dalam Meningkatkan Produktivitas Pertanian

Advertorial

Bupati Mengajak Seluruh Lapisan Menyalurkan Zakat Melalui BAZNAZ Kukar