Home / Bisnis / Ekonomi / Pemerintah

Kamis, 20 November 2025 - 12:41 WIB

Dinas Koperasi dan UKM Kukar Luncurkan Program Jadi Pengusaha untuk Cetak Wirausaha Baru

Fathul Alamin - Kepala Bidang Pengembangan UKM Dinas Koperasi dan UKM Kukar (Latif)

Fathul Alamin - Kepala Bidang Pengembangan UKM Dinas Koperasi dan UKM Kukar (Latif)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Koperasi dan UKM terus memperkuat dukungan terhadap ekosistem kewirausahaan daerah.

Salah satu langkah terbarunya adalah meluncurkan program “Jadi Pengusaha”, sebuah skema pendampingan yang dirancang menyerupai pola inkubasi bisnis untuk mencetak wirausaha baru di Kukar.

Kepala Bidang Pengembangan UKM Dinas Koperasi dan UKM Kukar, Fathul Alamin, menjelaskan bahwa program ini merupakan model pembinaan yang menyasar wirausaha pemula maupun masyarakat yang ingin memulai usaha. Pendampingan diberikan sejak tahap awal hingga usaha peserta benar-benar berjalan, pada Kamis (20/11/2025).

“Program Jadi Pengusaha itu sederhananya seperti program inkubasi bisnis. Kami mendampingi calon wirausaha mulai dari memilih jenis usaha yang tepat, membangun usaha yang baik, legalitas, sampai benar-benar jadi,” ujarnya.

Baca Juga :  Desa Margahayu Kecamatan Loa Kulu Berpotensi Tambah Swasembada Pangan di Kukar

Fathul menggambarkan program ini sebagai proses penetasan yang terstruktur. Peserta akan menerima materi, bimbingan, dan penguatan kemampuan agar dapat bertahan dan berkembang di dunia usaha.

“Sama seperti pola inkubasi, kita menapaskan sebuah telur. Begitulah program Jadi Pengusaha ini, holistik dan menyeluruh untuk mencetak wirausaha-wirausaha baru di Kutai Kartanegara,” jelasnya.

Program ini sekaligus menjadi bagian dari dukungan pemerintah terhadap agenda pembangunan daerah, khususnya dalam mewujudkan program Kukar Idaman Terbaik, melalui pilar Kawasan Ekonomi Sejahtera serta optimalisasi akses Kredit Kukar Idaman.

Baca Juga :  Pemkab Kukar Menggelar Pekan Pesta Rasa, Dorong UMK Naik Kelas

Hingga Oktober 2025, sudah terdapat sekitar 1.700 pelaku UMKM yang memanfaatkan fasilitas kredit tersebut.

Total plafon yang tersalurkan tercatat telah mencapai lebih dari Rp32 miliar, yang digunakan pelaku UMKM untuk pengembangan modal, peningkatan kapasitas usaha, maupun memperbaiki kualitas produk.

Fathul menegaskan bahwa hadirnya program Jadi Pengusaha diharapkan dapat memperluas jumlah wirausaha baru yang siap bersaing dan menggerakkan perekonomian daerah.

“Salah satu tujuannya tentu mendukung program Kukar Idaman. Melalui mencetak wirausaha baru, kita ingin masyarakat semakin berdaya dan UMKM Kukar semakin kuat,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Kukar Berkah, Bukti Dukungan Nyata Bupati Edi Damansyah untuk Rumah Ibadah

Pemerintah

Anggapan Miring Tentang Pulau Kumala Tidak Benar, Pemkab Kukar Terus Melakukan Pengembangan Fasilitas

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Menanggapi Jaminan Sosial Kesehatan Bagi Masyarakat

Advertorial

Pemkab Kutim Salurkan Bantuan Ambulan Bagi Puskesmas, Bupati Sebut Demi Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Pemerintah

Panen Raya 40 Hektare Padi Sawah di Desa Mulawarman, Perkuat Ketahanan Pangan Kukar

Advertorial

Anggota DPRD Kaltim Sebut Pergantian Kurikulum Setiap Periode Kepemimpinan Menghambat Kualitas Pendidikan

Advertorial

Pemkab Kutai Kartanegara Kaji Ulang Rencana Rehabilitasi Jembatan Besi Tenggarong

Advertorial

Kelompok Tani Usaha Keluarga Desa Muara Badak Ulu mendapat Bantuan dari Pemkab Kukar