Home / Advertorial / Pemerintah / Politik

Senin, 25 Agustus 2025 - 20:57 WIB

DPRD Kukar Menggelar Rapat Paripurna Bahas KUA-PPAS APBD 2025, Prioritaskan Pembangunan Sesuai RPJMD

Rapat Paripurna ke-4 Masa Sidang I DPRD Kukar

Rapat Paripurna ke-4 Masa Sidang I DPRD Kukar

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) melaksanakan Rapat Paripurna ke-4 Masa Sidang I, di Ruang Rapat DPRD Kukar, pada Senin (25/08/2025).

Dalam rapat kali ini membahas Laporan Badan Anggaran Dewan Republik Indonesia (Banggar) dan Kesepakatan bersama terhadap Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD tahun anggaran 2025.

Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, usai rapat menyampaikan bahwa nilai APBD tahun 2025 disepakati sebesar Rp7,5 triliun.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa angka tersebut masih berpotensi mengalami penyesuaian, mengingat adanya kebijakan pemerintah pusat, khususnya terkait transfer dana bagi hasil (DBH) yang biasanya tidak sepenuhnya terealisasi.

Baca Juga :  Kutim Pecahkan Rekor MURI Kategori Melukis Batik Wakaroros Terbanyak

“Dari total Rp7,5 triliun itu, dana bagi hasil yang ditransfer biasanya hanya sekitar 20-25 persen. Jadi memang APBD kita berpotensi menurun. Tapi karena sudah disampaikan oleh pemerintah kabupaten, maka itulah yang kami sepakati bersama. Jika nanti ada perbaikan atau penyesuaian, tentu akan dilakukan sesuai hasil yang pasti,” jelasnya.

Meski anggaran mengalami penurunan, ia menegaskan bahwa pembangunan tetap akan berjalan dengan mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Ia mengatakan, fokus utama tetap pada penguatan infrastruktur yang merata di seluruh kecamatan, desa, hingga tingkat RT.

Baca Juga :  Anggota DPRD Kutim Dorong Pemerintah Segera Atasi Masalah Sampah di Kecamatan Muara Wahau

“Prinsipnya tidak boleh ada wilayah yang diprioritaskan, tetapi yang lain tidak ada. Semua kecamatan harus merata dalam pembagian anggaran, walaupun tentu ada yang mendapatkan porsi lebih sesuai kebutuhan program prioritas Kukar Idaman,” ungkapnya.

Selain infrastruktur, sektor kesehatan, pendidikan, dan penanggulangan kemiskinan juga menjadi perhatian penting DPRD bersama pemerintah daerah.

“Berapa pun nilainya, sedikit atau banyak, yang penting kita syukuri dan dibagi dengan adil. Esensinya adalah asas keadilan, pemerataan, dan optimalisasi anggaran yang ada,” pungkasnya. (adv/dprd/kukar)

Share :

Baca Juga

Hukum - Kriminal

Kanwil Kementerian Hukum Kaltim Melakukan Pemantauan dan Pengawasan Terkait Kekayaan Intelektual

Advertorial

Meriahkan HUT ke-80 RI, Disdikbud Kukar Menggelar Sejumlah Lomba

Bisnis

Petani Sawit Terdampak Harga TBS Turun, Pemerintah Khawatir Ekonomi Desa Melambat

Advertorial

Dispora Kukar Menggelar Run Street Ramadan Series 2 Kukar Idaman Cup 2025

Advertorial

SMPN 2 Tenggarong Terapkan Program Sehat Bergizi di Sekolah

Advertorial

Program Bantuan Rp50 Juta Berbasis RT di Kelurahan Maluhu Dapat Dirasakan Langsung Manfaatnya

Advertorial

Sekretariat DPRD Kukar Melakukan Inovasi Program JDIH

Advertorial

Ratusan PNS di Kutim Menerima Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalencana