Home / Bisnis / Ekonomi / Finansial

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:05 WIB

Efisiensi Operasional, Perusda Tunggang Parangan Raih Predikat BUMD Sehat

Gedung Perusda Tunggang Parangan (Latif/Eksposisi)

Gedung Perusda Tunggang Parangan (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Perusahaan Umum Daerah (Perusda) Tunggang Parangan Kutai Kartanegara berhasil meraih predikat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sehat dengan kategori AA Plus.

Capaian tersebut diperoleh setelah perusahaan melakukan berbagai langkah pembenahan dan penataan ulang dalam tiga tahun terakhir.

Direktur Utama Perusda Tunggang Parangan, Awang Muhammad Luthfi, mengatakan salah satu faktor utama keberhasilan perusahaan adalah efisiensi operasional yang terus dijaga tanpa mengurangi potensi pendapatan usaha.

“Operasional kami sangat efisien. Pencapaian kami juga sangat optimal, di mana operasional kami hanya berkisar 35 persen dari pendapatan,” ujarnya pada Kamis (07/05/2026).

Menurut Awang, sejak awal dirinya memimpin perusahaan, fokus utama yang dilakukan ialah proses pemulihan dan penataan ulang manajemen agar lebih sehat dan transparan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan perusahaan berjalan sesuai aturan dan prinsip tata kelola yang baik.

Baca Juga :  SMSI Kukar Resmi Terbentuk, Angga Triandi Terpilih Sebagai Ketua

“Dari awal kami melakukan pemulihan kemudian penataan ulang. Salah satunya menata perusahaan agar clean dan clear, kemudian berjalan secara transparan,” katanya.

Ia menjelaskan, sistem bisnis perusahaan juga disusun berdasarkan standar yang sesuai dengan aturan pemerintah maupun ketentuan publik. Dengan demikian, seluruh proses bisnis dapat berjalan lebih tertib dan akuntabel.

“Kami menata dengan dasar bisnis yang sesuai standar, baik aturan pemerintah maupun aturan publik,” katanya.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil dengan diraihnya predikat BUMD Sehat dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Perusda Tunggang Parangan memperoleh skor di atas 90 persen dengan kategori AA Plus.

“BUMD Sehat dengan skor di atas 90 persen mendapat predikat AA Plus. Artinya ini luar biasa, karena BPKP menilai kami memiliki tata kelola yang transparan, sehat, bersih, dan sesuai aturan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Perintahkan Para Menteri Jaga Stok dan Stabilitas Warga Pangan

Selain efisiensi dan tata kelola, keterbukaan informasi juga menjadi perhatian perusahaan. Ia menyebut seluruh aktivitas perusahaan dijalankan secara informatif sehingga dapat dipantau secara terbuka.

“Kemudian kami juga sangat informatif, semua informasi bisa dilihat,” ucapnya.

Menurutnya, strategi efisiensi yang diterapkan perusahaan turut berdampak pada peningkatan pendapatan. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir, realisasi pendapatan disebut mampu melampaui target yang telah ditetapkan.

“Kalau ditargetkan tujuh, kami bisa menyampaikan 14. Kemudian ditargetkan 14 atau 15, kami sudah mencapai 32 miliar rupiah per tahun pendapatan kotornya,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Soroti Perubahan Undang-undang Terkait Keuangan Pusat dan Daerah

Bisnis

Perpanjangan HGU Tahap II, Pemkab Kukar Kawal Kompensasi Plasma Lewat Koperasi Desa

Bisnis

Pasar Ramadan Dipusatkan di Tangga Arung Square, 105 Pedagang Tercatat Mengisi Lapak

Bisnis

Fasilitasi Pekerja hingga Ojol Mendapatkan Hak THR dan BHR, Distransnaker Kukar Buka Posko Pengaduan

Ekonomi

DPMD Kukar Fokus Melakukan Percepatan Pemetaan Lahan untuk Koperasi Desa Merah Putih

Bisnis

Pemkab Kukar Monitoring Pasar Jelang Lebaran, Sejumlah Harga Bahan Pokok Mengalami Kenaikan

Advertorial

Antisipasi Kenaikan Harga Pangan Saat kemarau, Anggota DPRD Kaltim Dorong Pemda Gelar Operasi Pasar Murah

Bisnis

PT MHU- MMSGI Bagikan Puluhan Hewan Kurban pada Iduladha 1444 Hijriah