Home / Advertorial / Pemerintah / Politik

Jumat, 10 November 2023 - 12:32 WIB

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kutim Dorong Diversifikasi Ekonomi dan Pemenuhan SDG dalam Rancangan APBD 2024

Siang Geah - Anggota DPRD Kutim

Siang Geah - Anggota DPRD Kutim

KUTAI TIMUR, eksposisi.com – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), dari Fraksi PDI Perjuangan, Siang Geah, mengungkapkan pandangan Fraksi terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kutim tahun anggaran 2024.

Dalam penyampaiannya, Fraksi PDI Perjuangan mengaku berkomitmen untuk menyusun APBD yang holistik, memprioritaskan sektor-sektor kunci sesuai kebutuhan masyarakat, serta menekankan pentingnya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Social Development Goals (SDG),” ujar Siang Geah, dalam Rapat Paripurna ke 11, di Ruang Sidang Utama DPRD Kutim, pada Kamis (09/11/2023).

Selain itu, Fraksi PDI Perjuangan menyoroti potensi dampak perang di beberapa negara terhadap ekonomi dan pembangunan di Kutim.

Baca Juga :  SMPN 6 Tenggarong Tingkatkan Kompetensi Guru, Untuk Jadikan Sekolah Sehat dan Ramah Anak

“Sebagai daerah penyokong atau superhub Ibu Kota Negara (IKN), mereka mendorong pemantauan intensif terhadap situasi geopolitik untuk menjaga kelancaran pembangunan dan stabilitas ekonomi,” jelas Siang Geah.

Pada kesempatan itu, Siang geah mewakili Fraksi PDI-P memberikan apresiasi terhadap tema pembangunan penguatan struktur ekonomi guna mendukung perekonomian daerah.

Ia juga menekankan kesadaran akan diversifikasi ekonomi dan investasi dalam aspek-aspek yang mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Pertumbuhan proyeksi pendapatan daerah yang signifikan hingga Rp9,148 triliun di tahun 2024 diapresiasi. Namun, dirinya juga memastikan pentingnya sumber pendapatan yang berkelanjutan.

“Kita perlu memberi perhatian pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai indikator keseriusan pemerintah dalam meningkatkan penerimaan dari sumber-sumber lokal,” tuturnya.

Baca Juga :  Bupati Kukar Harapkan Produktifitas Petani, Dukungan Terus Dilakukan Pemerintah

Selain itu, alokasi anggaran belanja daerah sebesar Rp9,123 triliun sesuai dengan prioritas pembangunan, terutama dalam pengembangan ekonomi lokal, daya saing sektor unggulan, dan infrastruktur daerah. Mereka menyoroti pentingnya kesesuaian dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kutim.

“Dalam konteks belanja operasional, modal, dan transfer, Fraksi PDI Perjuangan mendorong agar ketentuan perundang-undangan dipatuhi, dan strategi penggunaan belanja modal diarahkan pada pembangunan infrastruktur berkualitas. Pembiayaan daerah sebesar Rp25 miliar untuk penyertaan modal dalam PDAM disambut positif, dengan catatan perlu dipantau hasilnya,” pungkasnya. (adv)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Disdikbud Melakukan Pendataan Kelompok Seni di Kukar Agar Mempermudah Pembinaan

Advertorial

Anggota DPRD Kukar Minta Jalan Rimba Ayu menuju SP 1 Kota Bangun Segera Diperbaiki

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Soroti Kelangkaan BBM, Pembentukan Tim Terpadu Segera Penanganan Antrian

Pemerintah

Sekda Kukar Sebut Perpindahan ASN ke IKN Tak Ganggu Birokrasi Daerah

Advertorial

DPRD Kutim Sosialisasikan Perda Perlindungan Anak di Kecamatan Sangatta Selatan

Pemerintah

KKP Gandeng KTNA Promosikan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan

Advertorial

Disdikbud Kukar Gelar Gladi Bersih ANBK, Pastikan Kesiapan Infrastruktur dan Jaringan

Pemerintah

Rangkaian Peringatan Peristiwa Merah Putih, Pemkab Kukar Gelar Festival Kota Juang di Kecamatan Sanga-sanga