Home / Advertorial / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan

Rabu, 30 Juli 2025 - 19:26 WIB

Google Gandeng Disdikbud Kukar, Transformasi Digital Sekolah Ingin Dijadikan Contoh bagi Jepang

Tim Google Indonesia bersama perwakilan Board of Education Jepang melakukan kunjungan ke SMPN 3 Tenggarong

Tim Google Indonesia bersama perwakilan Board of Education Jepang melakukan kunjungan ke SMPN 3 Tenggarong

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Program transformasi digital di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi sorotan internasional. Google Indonesia, melalui inisiatif Google for Education, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar untuk mengakselerasi digitalisasi sekolah-sekolah di wilayah tersebut, mulai dari jenjang SD hingga SMP.

Bahkan tim Google Indonesia bersama perwakilan Board of Education Jepang melakukan kunjungan ke SMPN 3 Tenggarong, pada Rabu (30/7/2025), untuk melihat secara langsung implementasi pembelajaran digital di Kukar.

Kunjungan ini merupakan bagian dari program kolaboratif yang dirancang oleh Board of Education Jepang bersama Google Indonesia.

Kepala Bidang SMP Disdikbud Kukar, Emy Rosana Saleh, menjelaskan bahwa Kukar menjadi salah satu tujuan utama karena dianggap berhasil mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi.

“Alasan mereka memilih Kutai Kartanegara adalah karena kita memiliki sekolah rujukan Google pertama di Indonesia, yaitu SMPN 1 Tenggarong. Selain itu, Kukar juga memiliki jumlah kandidat sekolah rujukan Google terbanyak di Indonesia,” jelasnya.

Kunjungan sebelumnya juga telah dilakukan ke sejumlah sekolah lain di Kukar, seperti SMPN 7 Muara Kaman, SMPN 6 Loa Kulu, dan SMPN 1 Tenggarong.

Baca Juga :  Ngapeh Hambat : Birokrasi dan ASN Kunci Keberhasilan "Kukar IDAMAN"

Menurut Emy, dalam kunjungan ke SMPN 3 Tenggarong kali ini, tim Google Indonesia dan Jepang sangat terkesan dengan suasana pembelajaran yang dinamis dan kolaboratif.

“Pembelajaran benar-benar hidup. Baik guru maupun siswa sangat aktif. Mereka juga mendapatkan pemahaman langsung mengenai bagaimana mengintegrasikan teknologi dalam proses belajar mengajar di kelas,” ujarnya.

Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi penerapan model pembelajaran digital di Jepang, sekaligus memperkuat posisi Kukar sebagai pionir dalam pendidikan digital di Indonesia.

Sementara itu, Tifani Samposa, Program Manager Google for Education Indonesia, menyampaikan bahwa tujuan pihaknya adalah mentransformasi sekolah-sekolah di Kukar agar seluruh perangkat pembelajaran, baik keras maupun lunak, menggunakan solusi dari Google for Education.

Menurutnya, yang membedakan Google for Education dengan penyedia layanan lainnya adalah adanya program pelatihan guru yang terstruktur dan berskala internasional.

Ia menjelaskan bahwa para guru yang terlibat telah mengikuti pelatihan dan kini berstatus sebagai Google Certified Educator. Menariknya, Kukar menjadi daerah dengan jumlah guru tersertifikasi Google terbanyak di Indonesia.

Baca Juga :  Resmikan Bangunan Baru RSUD Dayaku Raja Kota Bangun, Bupati Kukar Tekankan Pentingnya Pelayanan Prima

Ia menyampaikan bahwa Kukar saat ini memiliki 23 sekolah yang menjadi kandidat Sekolah Rujukan Google, dan satu sekolah di Muara Kaman telah ditetapkan sebagai sekolah rujukan.

“Program ini ingin menunjukkan bahwa meskipun berada di daerah dengan banyak keterbatasan, sekolah-sekolah di Kukar mampu bertransformasi secara digital,” katanya.

Menurutnya, kunjungan kali ini terasa istimewa karena turut dihadiri delegasi pendidikan dari Jepang. Mereka melakukan studi banding untuk mencari inspirasi dari praktik digitalisasi pendidikan di Indonesia, khususnya Kukar.

Ia mengatakan bahwa delegasi Jepang terkesan dengan inovasi-inovasi teknologi yang dikembangkan di sini, bahkan beberapa belum diterapkan di Jepang.

Mereka juga mengagumi budaya gotong royong yang sangat terasa dalam hubungan antara guru, siswa, dan pemerintah daerah.

“Yang paling membuat mereka kagum adalah semangat kolaboratif dan pelibatan budaya lokal dalam pendidikan digital. Ini menjadi inspirasi besar bagi mereka,” pungkasnya. (adv/disdikbud/kukar)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Anggota DPRD Sebut Percepatan Infrastruktur di Kutim Fokus pada Integrasi dan Kolaborasi

Advertorial

Ada Pedoman Baru Dalam Raperda untuk Penanggulangan HIV/AIDS di Kutim

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Soroti Minimnya Personel Pemadam Kebakaran

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Menerima Keluhan Dokter P3K, TTP Dinilai Tak Sebanding dengan Beban Kerja

Advertorial

PAD yang Dihasilkan Dispora Kukar dari Pengelolaan Fasilitas Olahraga Melampaui Target Tahun 2023

Advertorial

Disdikbud Kukar Menggelar Pelatihan Chromebook dan Google Workspace

Advertorial

Camat Anggana Sebut Penyediaan Air Bersih dan Listrik Menjadi Prioritas Pemkab Kukar

Advertorial

Disdikbud Kukar Terus Berupaya Memprioritaskan Pemenuhan Sarpras Pendidikan Dasar