Home / Advertorial / Pemerintah / Politik

Rabu, 18 Juni 2025 - 08:50 WIB

Insiden Longsor di Kukar, Anggota DPRD Kaltim Mendesak Pemda Segera Mengevaluasi Menyeluruh Terhadap Aktivitas Tambang

Akhmed Reza Fachlevi - Anggota DPRD Kaltim

Akhmed Reza Fachlevi - Anggota DPRD Kaltim

KALIMANTAN TIMUR, eksposisi.com – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Akhmed Reza Fachlevi mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aktivitas tambang di sekitar Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sanga-Sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyusul insiden longsor yang terjadi baru-baru ini.

Akhmed Reza Fachlevi, menegaskan bahwa kejadian ini tidak hanya menghambat akses vital bagi warga, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran serius terkait dampak eksploitasi lahan yang tidak terkendali.

“Kami mendesak agar pemerintah daerah bersama instansi terkait segera melakukan kajian komprehensif terhadap penyebab longsor ini, termasuk kemungkinan keterkaitannya dengan aktivitas tambang di sekitar Kelurahan Pendingin. Jika ada kelalaian dalam pengelolaan lingkungan, maka perlu ada tindakan tegas guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang,” ujarnya.

Baca Juga :  Anggota DPRD Kaltim Menilai Lemahnya Penegakan Hukum Jadi Penyebab Kasus Tambang Ilegal di KHDTK Unmul Tak Selesai

Longsor ini telah menyebabkan terganggunya akses jalan utama bagi warga Kelurahan Pendingin dan sekitarnya, berpotensi menghambat mobilitas serta aktivitas ekonomi.

Ia juga menilai perlu adanya penegakan regulasi lebih ketat bagi perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah tersebut.

Ia menyebut bahwa sejumlah izin tambang harus dievaluasi ulang, terutama yang berpotensi berdampak langsung terhadap lingkungan dan keselamatan masyarakat.

Baca Juga :  Anggota DPRD Kutim Harapkan Pemilu 2024 Berjalan Lancar, Aman dan Adil

Sebagai langkah konkret, DPRD Kaltim akan mengawal perbaikan infrastruktur pasca-longsor serta mempercepat diskusi dengan pemerintah daerah terkait perlindungan lingkungan.

Iajuga mengajak masyarakat untuk aktif memberikan laporan serta masukan mengenai dampak pertambangan yang dirasakan secara langsung.

“Kami akan terus mendorong kebijakan yang berpihak pada rakyat, termasuk dalam hal mitigasi bencana dan penataan industri ekstraktif agar lebih berorientasi pada kelestarian lingkungan,” tutupnya. (adv/dprd/kaltim)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Prihatin Terkait Masalah Infrastruktur di Wilayah Pedesaan

Advertorial

Run Street Ramadan Kukar Idaman Cup Beri Dampak Positif Bagi Pelaku UMKM

Advertorial

Sosialisasi Kesadaran Lalu Lintas Sejak Dini, Dishub Kutim Luncurkan Program Pelajar Pelopor

Politik

Frederick Edwin bin Ismail Thomas Berikan Bantuan 11 Ton Beras untuk Warga Kecamatan Melak

Advertorial

Bupati Kukar Hadiri Rapat Koordinasi Pengurus KTNA Kecamatan Tenggarong Seberang

Advertorial

DPRD dan Pengadilan Berperan Penting dalam Menyelesaikan Konflik Hubungan Industrial di Kutim

Advertorial

Badan Kesbangpol Kutim Menggelar Bimtek Tingkatkan Kapasitas dan Kemandirian Ormas

Ekonomi

Polemik Iuran BPJS, Pemkab Kukar Berkomitmen Menjamin Biaya Kesehatan Seluruh Masyarakat