Home / Advertorial / Pemerintah

Sabtu, 8 Juni 2024 - 14:34 WIB

Kebangpol Kukar Hadiri Sosialisasi Pencegahan Radikalisme dan Terorisme

Sosialisasi Pencegahan Radikalisme dan Terorisme

Sosialisasi Pencegahan Radikalisme dan Terorisme

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), menghadiri Sosialisasi Peran Intelektual Muda dalam Pencegahan Radikalisme dan Terorisme 2024 di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), di Grand Elty Singgasana, Tenggarong.

Kepala Badan Kesbangpol Kukar Rinda Desianti dalam paparannya menyampaikan bahwa salah satu cara paling efektif untuk mencegah radikalisme adalah melalui pendidikan. Pendidikan Islam yang benar dan akurat dapat memberikan pemahaman yang benar tentang keyakinan Islam dan mengajarkan nilai-nilai perdamaian, toleransi, dan keseimbangan.

Pengajaran Tafsir atau penafsiran Al-Quran, harus diajarkan dengan benar dan obyektif. Guru atau pemimpin agama harus mengajarkan tafsir yang jelas dan tidak ambigu, dan memastikan bahwa siswa tidak salah mengartikannya.

Baca Juga :  Pemkab Kukar Salurkan Bantuan dari Pemerintah Pusat kepada 16.400 Nelayan

Dalam hal ini, pendekatan yang lebih moderat dan waspada harus diambil untuk memastikan bahwa siswa memahami ajaran agama dengan benar.

Yakni mengajarkan kesederhanaan dan keadilan, Islam mengajarkan kesederhanaan dan keadilan.

“Oleh karena itu para pemimpin agama harus mempromosikan kesederhanaan dalam perilaku mereka dan mengajarkan keadilan dan egalitarianisme kepada jemaah mereka,” kata Rinda.

Ia pun mendorong keterlibatan sosial. Para pemimpin agama dan organisasi Islam harus mendorong keterlibatan sosial dan pengembangan keterampilan dalam masyarakat mereka.

Baca Juga :  Khawatir Pengunjung Membludak, Lokasi Acara Kukar Land Festival Dipindahkan ke Stadion Aji Imbut

Ini dapat membantu para anggota masyarakat merasa terlibat dan memiliki kontribusi yang positif dalam masyarakat mereka, serta mengurangi kemungkinan mereka merasa terasing dan mencari dukungan dari kelompok radikal.

Meningkatkan kesadaran tentang bahaya radikalisme, penting untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya radikalisme di antara umat Islam dan masyarakat umum.

“Masyarakat harus diberitahu tentang bahaya radikalisme dan mengajak untuk melaporkan tindakan yang mencurigakan atau aktivitas yang mencurigakan kepada otoritas yang berwenang,” pungkasnya. (adv/prokom/kukar)

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1445 H Pada 10 April 2024 Melalui Sidang Isbat

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Minta Perusahaan Pertambangan Harus Bisa Membawa Dampak Positif Bagi Warga

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Tanggapi Dampak Tambang dan Perkebunan Terhadap Lingkungan serta Rencana Relokasi Warga

Advertorial

Dorong Percepatan Penerapan SPBE di OPD, Kadiskominfo Kukar Buat Terobosan Baru Bernama LOBI KU

Infrastruktur

Bupati Edi Damansyah Tinjau Perbaikan Jembatan Sambera di Kecamatan Muara Badak

Pemerintah

Kukar Raih 8 Panji Keberhasilan Pada Upacara Hari Jadi ke-66 Kaltim

Advertorial

Ketua Komisi II DPRD Kaltim Hadiri Peringatan HUT ke-43 Korem 091/Aji Surya Natakesuma

Advertorial

Pemkab Kukar Siap Terbitkan Perda RPIK, Guna Mempercepat Arus Investasi