Home / Advertorial / Pemerintah / Politik

Sabtu, 20 September 2025 - 08:43 WIB

Ketua DPRD Kukar Dorong Pemanfaatan Lahan Tidur dan Bekas Tambang untuk Dikelola Menjadi Lahan Pertanian

Ahmad Yani - Ketua DPRD Kukar

Ahmad Yani - Ketua DPRD Kukar

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani mendorong pemanfaatan lahan tidur maupun lahan bekas tambang agar bisa dikelola menjadi lahan produktif pertanian.

Hal itu ia sampaikan dalam rangkaian kegiatan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional yang berlangsung di Tenggarong sejak Jumat (19/9/2025).

Menurutnya, pemanfaatan lahan tidur merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Ia menilai, lahan-lahan tidur yang masih banyak ditemukan di Kukar seharusnya tidak dibiarkan terbengkalai.

“Kalau lahan tidur ini bisa kita olah untuk tanaman produktif, tentu akan menjadi potensi besar bagi sektor pertanian di Kukar,” ujarnya.

Baca Juga :  DPMD Kukar Mendukung Program Koperasi Merah Putih

Selain itu, ia juga menyoroti kewajiban perusahaan tambang yang telah berhenti beroperasi untuk mengembalikan fungsi lahan.

Ia menekankan agar lahan pasca tambang dapat dimanfaatkan kembali, terutama untuk mendukung ketahanan pangan melalui sektor pertanian.

“Dalam RTRW sudah jelas, lahan eks tambang tidak boleh dibiarkan kosong. Harus dimanfaatkan kembali, dan pertanian menjadi salah satu opsi utama agar masyarakat tetap memperoleh manfaat meski tambang sudah selesai,” jelasnya.

Menurutnya, optimalisasi pemanfaatan lahan akan lebih efektif jika dibarengi dengan program pemberdayaan petani.

DPRD Kukar terus mendorong agar anggaran daerah berpihak pada petani melalui bantuan sarana produksi, pelatihan, hingga dukungan pemasaran hasil panen.

Baca Juga :  Kepala OIKN Meresmikan Kawasan Lindung IKN, Konsep Pengembangan Sebagai Kota Hutan

“Kami ingin kebijakan ini benar-benar memberi dampak langsung. Anggaran sudah diarahkan untuk kelompok tani maupun gapoktan, agar pemanfaatan lahan ini sejalan dengan peningkatan kapasitas petani,” jelasnya.

Ia pun optimistis, pengelolaan lahan tidur dan lahan pasca tambang akan mampu meningkatkan produktivitas pangan sekaligus memberi kontribusi pada ketahanan pangan nasional.

“Pertanian adalah solusi nyata. Dengan memaksimalkan potensi lahan yang ada, ketersediaan pangan bisa terjaga dan kesejahteraan masyarakat pun meningkat. KTNA ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen tersebut,” pungkasnya. (adv/dprd/kukar)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Bupati Kukar Resmikan Puskesmas Separi III di Kecamatan Tenggarong Seberang

Advertorial

Kemeriahan Prosesi Bepelas Malam ke VI atau Seluang Mudik Dalam Rangkaian Festival Erau Adat Kutai 2025

Pemerintah

Air Bangar Ganggu Kualitas dan Distribusi Air Baku, Perumda Tirta Mahakam Siapkan Teknologi Membran

Advertorial

Sekda Kukar Menerima Kunjungan Audiensi KI Provins Kaltim

Advertorial

UMKM Raup Omzet Hingga Rp400 Juta pada Acara Pesta Laut Pesisir Nusantara

Advertorial

Berikan Bantuan kepada Nelayan, Tahun 2022 Dinas Kelautan dan Perikanan Kukar Gelontorkan Belasan Miliar

Advertorial

DPRD Kaltim Menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Penjelasan Terhadap RPJMD 2025-2029

Bisnis

DPRD Kukar Siapkan Revisi Perda Tarif Sewa Tangga Arung Square