KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya penanggulangan kemiskinan yang telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
Menurutnya, langkah ini harus benar-benar tepat sasaran agar membawa manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia menyebut, angka kemiskinan di Kukar saat ini masih berada pada kisaran tujuh persen. Kondisi tersebut, perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
“Harapan saya, ke depan masyarakat Kukar bisa lebih sejahtera dan tidak ada lagi yang hidup dalam kemiskinan,” ucapnya.
Ia menegaskan, kunci utama pengentasan kemiskinan terletak pada efektivitas program. Bantuan sosial maupun pemberdayaan harus disalurkan langsung kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, tanpa melalui perantara.
“Penganggaran pun wajib dirancang agar manfaatnya betul-betul dirasakan masyarakat miskin,” katanya.
Ia menilai program strategis yang perlu digencarkan mencakup bantuan usaha, pelatihan keterampilan, penguatan UMKM, hingga pengembangan sektor ekonomi kerakyatan. Menurutnya, hal ini akan memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kesejahteraan warga.
“Ini menjadi tugas kita bersama. DPRD akan terus mengawal agar arah pembangunan tetap berpihak kepada masyarakat kecil. Target kita jelas, angka kemiskinan di Kukar bisa ditekan bahkan dihapuskan,” pungkasnya. (adv/dprd/kukar)










