KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menjadi pusat kegiatan organisasi kepemudaan tingkat provinsi.
Melalui pelaksanaan Temu Karya Karang Taruna Kalimantan Timur 2026, Tenggarong akan menjadi titik berkumpulnya pengurus Karang Taruna kabupaten dan kota se-Kaltim dalam agenda konsolidasi organisasi yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (12/5/2026) di Grand Elty Singgasana Hotel.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi forum pemilihan kepengurusan definitif Karang Taruna Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), tetapi juga diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antar pemuda dalam mendorong pembangunan sosial di daerah.
Ketua Caretaker Karang Taruna Kaltim, Agus Maimun, mengatakan pelaksanaan Temu Karya merupakan bagian dari amanah organisasi yang harus dijalankan sesuai ketentuan Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT).
“Temu Karya ini menjadi bagian dari proses organisasi untuk membentuk kepengurusan definitif Karang Taruna Provinsi Kalimantan Timur sesuai mandat dari PNKT,” ujarnya, Senin (11/05/2026).
Ia menjelaskan, berbagai tahapan persiapan telah dilakukan oleh panitia bersama caretaker provinsi. Mulai dari koordinasi internal hingga asistensi dengan Pengurus Nasional Karang Taruna disebut telah berjalan sesuai aturan organisasi dan regulasi pemerintah.
Menurut Agus, forum tersebut juga menjadi ruang silaturahmi sekaligus penyamaan visi antar pengurus Karang Taruna di seluruh daerah di Kaltim.
Kehadiran berbagai unsur, baik organisasi kepemudaan maupun pemerintah daerah, dinilai penting untuk memperkuat peran Karang Taruna di tengah masyarakat.
“Kami juga melibatkan berbagai pihak, mulai dari organisasi kepemudaan, pembina teknis dari pemerintah provinsi, hingga Forkopimda agar kegiatan ini benar-benar menjadi forum bersama,” katanya.
Sementara itu, panitia organizing committee (OC), Ferza Agustia Darma, menyebut persiapan pelaksanaan kegiatan sudah memasuki tahap akhir. Sejumlah peserta dari kabupaten dan kota di Kaltim disebut mulai berdatangan ke Tenggarong untuk melakukan registrasi.
“Persiapan sudah hampir selesai dan peserta dari berbagai daerah mulai hadir untuk registrasi. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar,” ucapnya.
Selain menjadi agenda organisasi, pelaksanaan Temu Karya juga dinilai memberi dampak positif bagi Kukar sebagai tuan rumah.
Kehadiran peserta dari berbagai daerah diperkirakan turut menggerakkan aktivitas perhotelan dan sektor jasa di Tenggarong selama kegiatan berlangsung.
Karang Taruna sendiri selama ini dikenal sebagai organisasi sosial kepemudaan yang memiliki peran dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang sosial, kepemudaan, dan pengembangan potensi generasi muda di daerah.
Melalui Temu Karya 2026, diharapkan lahir kepengurusan baru yang mampu memperkuat peran Karang Taruna sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan sosial serta menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat Kaltim.
“Kami berharap Temu Karya ini dapat berjalan sukses dan menghasilkan gagasan positif untuk kemajuan Karang Taruna maupun masyarakat di Kalimantan Timur,” pungkasnya. (ltf/fdl)








