Home / Bisnis / Ekonomi / Energi

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:03 WIB

MHU Tegaskan Komitmen Dukung Masyarakat Lingkar Tambang Lewat Program PPM

Peresmian Kantor Desa Sungai Payang Ilir yang dibangun melalui program PPM PT MHU (Latif/Eksposisi)

Peresmian Kantor Desa Sungai Payang Ilir yang dibangun melalui program PPM PT MHU (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – PT Multi Harapan Utama (MHU) menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah lingkar tambang melalui berbagai program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).

Komitmen tersebut disampaikan Presiden Direktur PT MHU, Kemal Djamil Siregar, saat menghadiri rangkaian kegiatan di Kecamatan Loa Kulu, pada Kamis (4/6/2026).

Kegiatan tersebut meliputi peringatan Hari Lingkungan Hidup serta peresmian sejumlah fasilitas umum yang telah dibangun melalui dukungan perusahaan.

Kehadiran fasilitas tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Kemal menjelaskan, pembangunan fasilitas umum yang diresmikan bukanlah satu-satunya bentuk kontribusi perusahaan kepada masyarakat. Selama ini, PT MHU juga menjalankan berbagai program pemberdayaan yang menyasar sektor ekonomi dan ketahanan pangan warga.

“Itu memang program PPM kita. Kita prioritaskan desa lingkar satu, bukan ini saja sebenarnya, ada program-program lainnya. Kita ada sapi, anak kambing, sorgum, dan berbagai program yang mudah-mudahan bisa membawa masyarakat menjadi lebih baik ke depan,” ujarnya.

Baca Juga :  Bantuan Usaha Produktif untuk 50 Perempuan Pelaku UMKM, Bupati Kukar Dorong Ekonomi Kreatif Naik Kelas

Menurutnya, program-program tersebut dirancang untuk membantu masyarakat memiliki sumber pendapatan tambahan sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi desa. Perusahaan berharap manfaat yang diberikan tidak hanya dirasakan dalam jangka pendek, tetapi juga mampu memberikan dampak berkelanjutan.

Selain pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi, PT MHU juga terus berupaya menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah dan masyarakat. Sinergi tersebut dinilai penting agar program yang dijalankan dapat sesuai dengan kebutuhan warga.

Di sisi lain, perusahaan juga menghadapi tantangan berupa pembatasan produksi yang berpotensi memengaruhi sejumlah aspek operasional. Meski demikian, Kemal memastikan kondisi tersebut tidak akan menghentikan dukungan perusahaan kepada masyarakat.

“Pasti ada mungkin fluktuasi, tapi bantuan pasti ada. Memang kita prioritaskan mana yang lebih dibutuhkan terlebih dahulu. Ada pergiliran dalam pelaksanaannya, tetapi dukungan MHU akan tetap berjalan dan kami tetap berkomitmen,” katanya.

Ia menegaskan bahwa perusahaan akan melakukan penyesuaian sesuai kondisi yang ada tanpa mengurangi semangat untuk menjalankan program-program sosial. Langkah tersebut dilakukan agar bantuan yang diberikan tetap efektif dan tepat sasaran.

Baca Juga :  Dampak Kenaikan Harga Pertamax Dirasakan Ojol di Tenggarong

Kemal menilai keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dari dunia usaha dan partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, hubungan yang harmonis antara seluruh pihak harus terus dijaga.

Menurutnya, stabilitas dan kondusivitas daerah menjadi faktor penting yang mendukung keberlangsungan investasi dan aktivitas ekonomi. Ketika situasi daerah aman dan kondusif, maka masyarakat maupun pelaku usaha dapat menjalankan aktivitasnya dengan lebih baik.

“Jadi upaya kita sebagai pengusaha adalah menjaga agar kondusivitas bisa berjalan secara berkelanjutan, baik dengan pemerintah, masyarakat, karyawan, maupun sesama pelaku usaha,” ungkapnya.

Ia berharap kolaborasi yang selama ini terjalin antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dapat terus diperkuat.

“Kalau semua pihak saling mendukung dan menjaga hubungan yang baik, maka pembangunan akan berjalan lebih optimal dan manfaatnya bisa dirasakan bersama oleh masyarakat,” tutupnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Pendapatan Daerah Menurun, Pemkab Kukar Pastikan TPP dan Gaji ASN Tetap Aman

Bisnis

Terapkan Teknik Pertambangan yang Baik, PT MHU Meraih Penghargaan pada Ajang GMP Award 2024

Ekonomi

Maknai Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT MHU Gelar Seminar Satu Bumi untuk Masa Depan

Ekonomi

Anggaran Sejumlah Kementerian Sebesar 50 Triliun Diblokir Kemenkeu

Advertorial

237 Desa dan Kelurahan di Kukar Sudah Melakukan Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih

Bisnis

Upaya Pemkab Kukar Kejar Target PAD 2026 Hingga Rp1,2 Triliun

Bisnis

Di Balik Senyap Pabrik Kratom: Menanti Kepastian di Tengah Nilai Ekonomi yang Menggiurkan

Advertorial

Pemkab Kukar Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Desa