Home / Advertorial / Pemerintah

Selasa, 7 Mei 2024 - 10:16 WIB

Program 1 Desa 1 Nakes Untuk Tingkatkan Status Desa di Kukar

Arianto - Kepala DPMD Kukar

Arianto - Kepala DPMD Kukar

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemenuhan tenaga kesehatan (nakes) yakni bidan dan perawat di setiap desa masih menjadi tantangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) untuk segera diselesaikan. Yaitu melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar.

Hal tersebut untuk meningkatkan status desa melalui indikator Indeks Ketahanan Sosial. Kepala DPMD Kukar, Arianto menyebutkan, sejauh ini masih banyak desa-desa yang belum memiliki tenaga medis.

Berdasarkan informasi yang dia terima, Dinas Kesehatan belum bisa mengangkat nakes baru yang akan ditempatkan di desa.

Baca Juga :  Evaluasi Kegiatan Pemkab Kukar Caturwulan I, Sekda Dorong Percepatan Belanja Daerah

Untuk memenuhi indikator tersebut, DPMD Kukar membuat kebijakan dengan menjalankan program 1 desa 1 bidan 1 perawat. Sehingga pemerintah desa setempat bisa menganggarkan dan mengangkat tenaga kesehatan.

“Kami berikan Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) untuk mengangkat tenaga medis, bidan dan perawat bagi desa-desa yang belum memiliki nakes,” kata Arianto.

Pelaksanaannya, tetap berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan. Mereka menyiapkan secara teknis melalui Puskesmas dan menetapkan desa mana yang membutuhkan bidan dan perawat. Sedangkan pembayaran bulanan nakes tetap menjadi tanggung jawab pemerintah desa.

“Untuk pembayaran honorarium atau insentif tenaga kesehatan itu melalui desa,” sambungnya.

Baca Juga :  Jadwal Porprov Kaltim 2026 Diprediksi Bergeser, Dispora Kukar Nyatakan Kesiapannya Capai 70 Persen

Hanya saja, kata Arianto, masih ditemukan kendala di lapangan seperti belum tersedia sumber daya manusia (SDM) di masyarakat setempat. Salah satunya desa di Kecamatan Tabang. Ketika melakukan proses rekrutmen namun tidak ada yang mendaftarkan diri.

“Ada beberapa desa yang sudah kita anggarkan dananya tapi belum ada yang bersedia mengisi di desa tersebut, karena orang setempat tidak ada SDM-nya, dan dari luar pun masih belum berani kesitu,” tutupnya. (adv/prokom/kukar)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Pemerintah Kecamatan Anggana Libatkan Perusahaan Swasta Melakukan Pemugaran Makam Habib Tunggang Parangan

Advertorial

Ketua DPRD Harap Santri Bersholawat Jadi Agenda Tahunan di Kutim

Advertorial

Slamet Ari Wibowo Resmi Dilantik Sebagai Anggota DPRD Kaltim dari PKB

Advertorial

Komisi II DPRD Kukar menggelar RDP Bahas Upaya Peningkatan PAD Melalui Aktivitas Tunda dan Pandu di Muara Muntai

Advertorial

Dispora Kukar Menggelar Run Street Ramadan Series 2 Kukar Idaman Cup 2025

Advertorial

Kesan Ketua DPRD Kukar pada HUT ke-241 Tenggarong, Pembenahan dan Penataan Terus Dilakukan

Pemerintah

Pemkab Kukar Dorong Gerakan Pangan Aman Jadi Budaya Masyarakat

Advertorial

Rencana Perpindahan Markas Kodim 0909/KTM, Ketua DPRD Kutim: Operasional di Lokasi Lama Tetap Berjalan