Home / Hukum - Kriminal / Politik / Serba Serbi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:05 WIB

Rita Widyasari Ceritakan Kehidupan di Balik Jeruji, Kini Lebih Sehat dan Aktif Berolahraga

Rita Widyasari - Mantan Bupati Kutai Kartanegara (Latif/Eksposisi)

Rita Widyasari - Mantan Bupati Kutai Kartanegara (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rita Widyasari, membagikan pengalamannya selama menjalani masa tahanan dalam kasus korupsi yang menjerat dirinya. Saat kembali ke Tenggarong, pada Jumat (12/6/2026), Rita mengaku banyak pelajaran hidup yang diperolehnya selama hampir sembilan tahun menjalani proses hukum dan berada di sejumlah lembaga pemasyarakatan.

Di hadapan awak media, Rita menceritakan bahwa sejak awal dirinya berharap proses pemeriksaan maupun persidangan dapat dilaksanakan di Kalimantan Timur (Kaltim). Menurutnya, berada lebih dekat dengan kampung halaman akan memberikan dukungan moral yang lebih besar dari masyarakat Kukar.

Ia mengaku pernah menyampaikan keinginannya tersebut kepada penyidik agar proses pemeriksaan dapat dilakukan di daerah asalnya. Namun, seluruh rangkaian proses hukum akhirnya tetap berlangsung di Jakarta.

“Saya bilang sama ibu penyidiknya, saya pengennya nanti kalau pemeriksaan di sini. Dulu juga saya pengennya sidang di Kaltim, karena saya merasa dekat dengan rakyat Kutai,” ujarnya.

Menurut Rita, kedekatannya dengan masyarakat Kukar menjadi salah satu alasan mengapa ia ingin menjalani proses hukum lebih dekat dengan kampung halaman.

Baca Juga :  RPB yang Dibangun Pemkab Kukar di Desa Jonggon Membuat Petani jahe Kembali Bercocok Tanam

Ia meyakini dukungan masyarakat dapat menjadi penyemangat dalam menghadapi masa-masa sulit.

Selama menjalani hukuman, Rita mengaku pernah ditempatkan di beberapa rumah tahanan dan lembaga pemasyarakatan. Pengalaman berpindah tempat tersebut justru membuatnya semakin banyak belajar tentang kehidupan.

“Saya mengalami tiga lapas dan rutan. Ada di Lapas KPK, Pondok Bambu, dan Tangerang. Saya jalani saja semuanya,” katanya.

Alih-alih larut dalam kesedihan, Rita memilih mengisi hari-harinya dengan berbagai kegiatan positif. Ia menyebut olahraga menjadi salah satu aktivitas utama yang rutin dilakukan selama berada di dalam lapas.

Kebiasaan berolahraga itu bahkan membawa perubahan besar terhadap kondisi kesehatannya. Rita mengaku kini merasa lebih bugar dibandingkan saat masih aktif menjalani aktivitas sebagai kepala daerah.

“Saya bahagia saja menjalani semuanya. Saya olahraga, saya berdoa. Bahkan saya merasa sekarang lebih sehat dibandingkan dulu,” ungkapnya.

Rita menjelaskan, selama berada di lapas dirinya memiliki waktu yang lebih teratur untuk menjaga kebugaran tubuh. Jika sebelumnya aktivitas olahraga sering terabaikan karena kesibukan pekerjaan, kini olahraga justru menjadi bagian dari rutinitas hariannya.

Baca Juga :  Menteri PANRB Ungkap Masih Ada Masalah Pada Sistem Merit Pada ASN

Ia bahkan mengaku membawa berbagai perlengkapan olahraga dan mendalami sejumlah gerakan kebugaran. Menurutnya, aktivitas fisik tersebut menjadi cara untuk menjaga kesehatan sekaligus mengisi waktu secara produktif.

“Kalau sekarang saya olahraga setiap hari. Bahkan satu koper saya isinya alat olahraga. Saya belajar banyak hal dan menjaga tubuh tetap aktif,” tuturnya.

Selain berolahraga, Rita juga mengisi waktu dengan kegiatan kreatif seperti melukis dan berbagai aktivitas yang tidak melibatkan perangkat elektronik. Kegiatan tersebut menurutnya membantu menjaga kondisi mental tetap stabil selama menjalani masa hukuman.

Kini setelah kembali ke Tenggarong, Rita mengaku ingin menikmati waktu bersama keluarga dan masyarakat.
Ia menilai seluruh perjalanan yang telah dilaluinya menjadi bagian dari proses kehidupan yang harus dijalani dengan kesabaran, keikhlasan, dan rasa syukur.

“Yang penting saya jalani semuanya dengan berdoa dan berpikir positif. Saya bersyukur bisa melewati masa-masa itu dan sekarang bisa kembali ke kampung halaman,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Hukum - Kriminal

Satreskrim Polres Kukar Mengamankan Residivis Pembobol Rumah dan Toko di Tenggarong

Advertorial

DPRD Kaltim Bakal Membahas APBD-P 2023 pada Bulan Juli

Advertorial

Anggota DPRD Kutim Soroti Kekurangan Dokter Spesialis di Rumah Sakit Pratama Muara Bengkal

Advertorial

Ketua DPRD Kukar Apresiasi Kontribusi TNI Berikan Dampak ke Pngembangan Pertanian

Advertorial

APBD Kukar 2026 Menurun Drastis, Ketua DPRD Optimis Program Prioritas Tetap Berjalan

Hukum - Kriminal

Polres Kukar Ungkap Peredaran Narkotika di Sangasanga Berkembang ke Kota Samarinda, Barang Bukti Sabu 39,63 Gram Diamankan

Advertorial

Dedikasi dan Kegigihan Bupati Edi Damansyah : Kisah di Balik Kebangkitan Pertanian Kutai Kartanegara

Advertorial

Kerjasama Ramadhani Cup dan SSA Diharapkan Meningkatkan Kualitas Sepakbola di Kutim