Home / Ekonomi / Finansial / Pemerintah

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:47 WIB

Transfer Dana Pusat Baru 25 Persen, Pemkab Kukar Prioritaskan Program Kerakyatan

Aulia Rahman Basri  - Bupati Kutai Kartanegara (Latif/Eksposisi)

Aulia Rahman Basri - Bupati Kutai Kartanegara (Latif/Eksposisi)

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan pengendalian belanja daerah menyusul realisasi transfer keuangan dari pemerintah pusat yang hingga awal Juni 2026 baru mencapai sekitar 25 persen.

Kondisi tersebut berada di bawah tren tahun-tahun sebelumnya. Pada periode yang sama, transfer dana dari pemerintah pusat umumnya telah mencapai sekitar 40 persen sehingga memberikan ruang yang lebih besar bagi pemerintah daerah untuk mempercepat realisasi program pembangunan.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengatakan pemerintah daerah terus memantau perkembangan transfer dana pusat secara ketat agar pengelolaan anggaran tetap berjalan sesuai kemampuan keuangan daerah.

“Jadi sekarang itu transfer keuangan pusat ke Pemkab Kukar sudah sekitar 25 persen. Meskipun trennya di tahun-tahun sebelumnya ketika sudah memasuki bulan enam, transfer itu sudah di angka 40 persen,” ujarnya pada Kamis (4/6/2026).

Baca Juga :  Disdikbud Kukar Ajak Masyarakat Ikut Berperan Majukan Kebudayaan, 10 Objek Pemajuan Kebudayaan Ditetapkan

Menurutnya, selisih realisasi transfer tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah dalam menyusun strategi belanja. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta lebih cermat dalam menjalankan program yang telah direncanakan.

Ia menjelaskan, Pemkab Kukar saat ini berupaya mengendalikan pengeluaran daerah dengan melakukan monitoring secara berkala terhadap perkembangan pendapatan dan belanja daerah. Langkah itu dilakukan agar kebijakan anggaran yang diambil tetap terukur.

“Nah sekarang ini kita berupaya untuk mengendalikan belanja, sehingga ini rigid kita monitor, sehingga kita nanti akan menyesuaikan proses belanja ini di perubahan,” katanya.

Meski melakukan pengendalian belanja, pemerintah daerah memastikan program-program yang berdampak langsung terhadap masyarakat tidak akan terganggu. Berbagai kebutuhan dasar pemerintahan dan program kesejahteraan tetap menjadi prioritas utama.

Baca Juga :  Bupati Minta Lurah dan Kades Tingkatkan Sinergitas dan Kolaborasi

Program yang dipastikan tetap berjalan antara lain pembayaran gaji pegawai, pelaksanaan program inisiatif pemerintah daerah, serta berbagai program kerakyatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Ya lah, gaji, inisiatif, dan program-program kerakyatan. Misalnya bantuan langsung tunai, hal-hal yang menunjang untuk kesejahteraan masyarakat secara langsung, itu kita pastikan akan terselenggara,” tegasnya.

Sementara itu, sejumlah kegiatan pembangunan fisik berpotensi mengalami penyesuaian apabila kondisi transfer dana pusat belum mengalami percepatan.

Namun demikian, proyek infrastruktur yang berkaitan dengan keselamatan masyarakat tetap akan mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah.

“Tapi kalau infrastruktur yang misalnya mengatasi longsoran, untuk yang bersifat keselamatan warga masyarakat, itu juga kita prioritaskan. Kita lihat lah prioritas-prioritas pembiayaan kita ini,” pungkasnya. (ltf/fdl)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Dukung Perkembangan Teknologi, Disdikbud Kukar Kunjungi Kantor Google

Advertorial

DPRD Mamuju Tengah Kunjungi DPRD Kukar, Sempurnakan Pansus Rancangan Perda Tentang Pajak dan Restribusi

Advertorial

Bupati Kukar Buka Bersama Pengurus RT Kecamatan Tenggarong, Membicarakan Kesuksesan Pemilu Hingga Pendidikan

Advertorial

Lestarikan Musik Tradisional, Disdikbud Kukar Mengaransemen Lagu Khas Erau Ciptaan Ahmad Gambus

Advertorial

Kelurahan Maluhu Ajukan Permohonan Pembangunan Kantor Baru Pasca Kebakaran

Pemerintah

Festival Kota Juang Sanga-Sanga Jadi Ruang Partisipasi Warga dan Penggerak Ekonomi Lokal

Olahraga dan Kesehatan

Operasional SPPG Gas Alam Badak Satu Dihentikan Sementara Usai Pemberian Kelapa Utuh Sebagai Menu MBG

Advertorial

Kepala DPMD Paparkan Hasil Evaluasi Capaian 2023 dan Target Program 2024