Home / Peristiwa

Senin, 28 Maret 2022 - 14:03 WIB

Tumpukan Gulma yang Terseret Arus Sungai Mahakam Robohkan Tiang Listrik

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Tumpukan gulma atau napung yang teseret arus sungai telah merobohkan tujuh tiang listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN) di kawasan Desa Sangkuliman dan Desa Pela, Kecamatan Kota Bangun, pada Sabtu (26/3/2022).

Camat Kota Bangun, Mawardi, mengatakan, gulma yang menghantam tiang listrik di dua desa tersebut berasal dari Danau Semayang, Kecamatan Muara Muntai. Kemudian terbawa oleh arus hingga menghantam tiang listrik di Desa Sangkuliman dan Pela. Tiang listrik yang roboh akibat hantaman gulma tersebut juga menyababkan listrik di dua desa itu lumpuh.

Baca Juga :  Kesbangpol Kukar Menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan Bagi Paskibraka

“Tiang listrik sudah lama usianya, begitu air banjir daya kekuatannya semakin berkurang. Kemudian begitu kena arus, tambah juga kena napung, otomatis roboh,” kata Mawardi.

Sementara ini, petugas PLN bersama warga setempat masih melakukan perbaikan atas robohnya tiang akibat hantaman gulma tersebut. Diperkirakan perbaikan tiang listrik akan selesai dalam waktu tiga hari ke depan.

“Jadi saat ini listrik masih padam, mungkin dua atau tiga hari lagi selesai (diperbaiki),” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pela, Supianoor, menambahkan, akibat robohnya tiang listrik ini, sebanyak 500 KK yang tergabung di dua desa tersebut terdampak. Semenjak robohnya tiang listrik di dua desa tersebut, sehingga masyarakat hanya mengandalkan mesin genset untuk kebutuhan penerangan.

Baca Juga :  Bocah 5 Tahun Tenggelam di Danau KM54 Samboja Ditemukan Meninggal Dunia

Ia pun menyebutkan, bahwa sebelumnya Desa Sangkuliman dan Pela juga pernah diserang oleh tumpukan gulma. Namun, bukan tiang listrik yang dihantam, melainkan keramba ikan milik warga. Dalam kejadian itu, terdata sebanyak 18 keramba ikan milik warga mengalami kerusakan.

“”Jadi pakai genset masing-masing aja, ada juga yang pasrah gitu aja. Kalau keramba itu kejadiannya hari Jumat tanggal 18 Maret,” jelasnya.

Share :

Baca Juga

Olahraga dan Kesehatan

Hingga Awal Maret 2026 Ada 62 Kasus Suspek Campak di Samarinda, Dinas Kesehatan Terbitkan Edaran Kewaspadaan

Peristiwa

Aliansi Mahasiswa Kukar Melawan, Tuntut Perbaikan Infrastruktur dan Penertiban Truk Hauling

Peristiwa

Pria Asal Samarinda Dilaporkan Tenggelam di Sungai Mahakam Kawasan Loa Kulu

Peristiwa

Kebakaran di Kelurahan Baru Tenggarong, Tujuh Rumah Hangus

Advertorial

DPRD Kukar Menggelar RDP Bahas Banjir dan Longsor di Desa Purwajaya Kecamatan Loa Janan

Olahraga dan Kesehatan

Operasional SPPG Gas Alam Badak Satu Dihentikan Sementara Usai Pemberian Kelapa Utuh Sebagai Menu MBG

Peristiwa

Korban Tenggelam di PT BBE Ditemukan, Tim Tanggap Darurat Perusahaan Proaktif Membantu Pencarian

Peristiwa

Kapal Feri Tenggelam di Teluk Balikpapan, 42 Penumpang Selamat 2 ABK Dalam Pencarian